Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hindari Efek Bahaya Terlalu Banyak Asupan Karbohidrat, Ketahui Tanda-tandanya

Karbohidrat merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Tapi terlalu banyak karbohidrat juga tak baik buat kesehatan.

Hindari Efek Bahaya Terlalu Banyak Asupan Karbohidrat, Ketahui Tanda-tandanya
ABC
Diet yang menggabungkan karbohidrat tinggi dan protein rendah baik untuk umur panjang, tapi beresiko naikkan berat badan. 

TRIBUNNEWS.COM - Karbohidrat merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Sebab, karbohidrat membantu bahan bakar mengaktifkan kerja otot, mendukung fungsi otak, meningkatkan suasana hati dan memori yang lebih baik, serta berbagai manfaat lainnya.

Namun, terlalu banyak karbohidrat juga memiliki efek negatif yang dapat merusak pola makan dan berkontribusi pada masalah kesehatan.

Para ahli memperingatkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat favorit, seperti roti, pasta, sereal, dan nasi, juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, obesitas, dan resistensi insulin.

Itulah mengapa memiliki jumlah yang tepat penting untuk mencegah karbohidrat melakukan lebih banyak kerusakan daripada kebaikan.

Baca: Asupan Protein Bantu Sembuhkan Luka pada Kulit Anak

Kebutuhan karbohidrat pribadi tergantung pada usia, tingkat aktivitas, dan metabolisme.

Meskipun setiap orang membutuhkan karbohidrat dalam jumlah berbeda, setiap orang harus mendapatkan kualitas karbohidrat yang sama.

Ilustrasi nasi putih. Ternyata ada 3 kondisi nasi putih tidak baik dikonsumsi.
Ilustrasi nasi putih. Ternyata ada 3 kondisi nasi putih tidak baik dikonsumsi. (Pixabay)

Orang-orang harus fokus pada karbohidrat kompleks, yaitu karbohidrat yang dicerna secara lambat, seperti roti gandum 100 persen, lentil, kacang-kacangan, dan buah-buahan, serta sayuran utuh.

"Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan asupan karbohidrat 45 hingga 65 persen dari total kalori harian," kata Erin Palinski-Wade, ahli diet terdaftar dan ahli diabetes bersertifikat yang berbasis di New Jersey.

"Jika berdasarkan diet 2.000 kalori, berarti 225 hingga 325 gram karbohidrat per hari."

Halaman
123
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas