Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pentingnya Edukasi Gizi untuk Ibu Agar Anak Tumbuh Optimal, Tidak Stunting

Pemerintah pun menggandeng sejumlah pihak untuk melakukan upaya pencegahan terhadap peningkatan angka stunting, dan percepatan perbaikan gizi.

Pentingnya Edukasi Gizi untuk Ibu Agar Anak Tumbuh Optimal, Tidak Stunting
Tribun Jateng/Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Pentingnya Edukasi Gizi untuk Ibu Agar Anak Tumbuh Optimal, Tidak Stunting Mengenalkan anak pada makanan sehat pada usia dini sangatlah penting. Peran orang tua adalah kunci utama untuk mengenalkan anak pada jenis makanan sehat. Menyiapkan ketahanan anak dalam rangka menghadapi banyaknya aktivitas harus didukung oleh pemenuhan kebutuhan gizi yang tepat, lengkap dan seimbang. Agar anak mau mengikuti pola makan yang sehat, kita harus kreatif dan ulet dalam mengenalkan kebiasaan makan sehat pada anak agar kebutuhan energi dan zat gizi anak terpenuhi. Model Eka Fitri (Ibu) Muamar Rafidan (Anak Usia 5 Tahun) (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

"Festival Isi Piringku untuk anak usia 4-6 tahun merupakan salah satu kontribusi nyata dari Danone Indonesia dalam membantu pemerintah mensosialiasikan panduan 'Isi Piringku', agar masyarakat Indonesia semakin paham dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari sehari," papar Karyanto.

Edukasi seperti ini, kata dia, sangat penting untuk dilakukan karena pandemi tentunya telah mempengaruhi banyak sektor kehidupan masyarakat, termasuk bidang pendidikan.

"Diharapkan melalui kegiatan ini, para orang tua tetap bisa memberikan pemenuhan gizi seimbang kepada anak agar daya tahan tubuh dan tumbuh kembang optimal, terutama di tengah masa pandemi ini," pungkas Karyanto.

Terkait porsi 'Isi Piringku' ini terdiri dari kombinasi 50 persen buah dan sayur, serta 50 persen karbohidrat dan protein, dengan pembagian sepertiga lauk dan dua pertiga karbohidrat.

Panduan makan sehat tersebut tentunya tidak hanya akan membuat perut anak kenyang, namun juga memastikan tubuh mereka sehat dan cukup gizi.

Perlu diketahui, penyakit stunting bisa menimbulkan kerugian bagi ekonomi nasional sebesar 2 hingga 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) per tahun.

Jika PDB Indonesia pada 2020 sebesar Rp 15.434 triliun, kerugian akibat permasalahan ini mencapai sekitar Rp 400 triliun rupiah per tahun.

Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas