Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kebiasan yang Tanpa Sadar Jadi Penyebab Gangguan Pendengaran

Telinga adalah alat indera yang berfungsi untuk mendengar. Lewat pendengaran, kita dapat menerima informasi dan berinteraksi dengan orang lain. 

Kebiasan yang Tanpa Sadar Jadi Penyebab Gangguan Pendengaran
hearforyouri.com
Ilustrasi telinga. Simak cara yang benar untuk membersihkan telinga berikut ini. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Telinga adalah alat indera yang berfungsi untuk mendengar. Lewat pendengaran, kita dapat menerima informasi dan berinteraksi dengan orang lain. 

Pendengaran juga merupakan salah satu modal agar anak dapat tumbuh berkembang secara baik.

Jika mengalami gangguan pendengaran, maka anak akan sulit menerima informasi bahkan belajar untuk berbicara. 

Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan telinga.

Baca juga: Bahaya Gangguan Pendengaran Akibat Infeksi Telinga

Namun menurut dr Fatia Permata Sari, Sp. THTKL, kadang tanpa sadar, kita melakukan tindakan yang justru menganggu kesehatan telinga.

Padahal tindakan itu tidak dianjurkan oleh dokter. Karena selain membuat iritasi, dapat juga membuat telinga mengalami infeksi. 

Pertama yaitu mengorek telinga menggunakan benda apa pun. dr Fatia mewanti-wanti untuk tidak membersihkan telinga sendiri bahkan menggunakan cotton bud.

Baca juga: Gangguan Pendengaran Bisa Disebabkan Kotoran Telinga, Ketahui Cara Mengatasinya

Hal ini dikarenakan membersihkan telinga tanpa anjuran dokter dapat menyebabkan iritasi hingga gangguan saluran telinga. Selain itu, kotoran dapat juga malah terdorong masuk kedalam telinga. Sehingga telinga bagian dalam menumpuk dan justru mengganggu pendengaran.

dr Fatia mengungkapkan telinga sebetulnya bisa membersihkan diri sendiri. Produksi kotoran yang ada di dalam telinga akan berjalan perlahan-lahan keluar.

Namun, kadang ada pula tipe telinga yang kotorannya cepat menumpuk dan gampang mengeras.

"Kalau sudah begitu disarankan untuk membersihkan telinga secara berkala, 6 bulan sekali mungkin. Yang penting jangan dikorek sendiri," ungkapnya acara Talkshow yang diadakan di akun Instagram Radio Kesehatan Kemenkes, Selasa (2/3/2021).

Kedua, dr Fatia menyarankan untuk berhati-hati meminjamkan headset. Setiap orang memiliki kondisi telinga yang berbeda-beda. 

Bisa saja telinga seseorang mengandung kuman dan dapat menularkannya pada orang lain. Jika pemilik headset mempunyai jamur pada telinganya, bukan tidak mungkin yang dipinjamkan akan ikut tertular.

"Sebaiknya kalau mau meminjam dibersihkan terlebih dahulu. Karena permukaan kulit telinga kan terbuka. Kumannya tentunya bisa masuk," ungkapnya.

Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas