Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Mereka yang Lebih Banyak Aktivitas di Luar Berisiko Tinggi Terkena Katarak

Mereka yang lebih banyak memiliki aktivitas atau pekerjaan di luar ruangan (outdoor), memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit katarak.

Mereka yang Lebih Banyak Aktivitas di Luar Berisiko Tinggi Terkena Katarak
Tribunnews/Irwan Rismawan
Pasien melakukan cek mata katarak di Lab Prodia Senior Health, Jakarta, Kamis (12/12/2019). Memasuki usia genap 2 tahun, Prodia Senior menyelenggarakan Low Back Pain #BebasGerak Hidup Sehat, yakni kegiatan seminar kesehatan dan pemeriksaan gratis. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan body postural untuk mengetahui fleksibilitas otot tulang belakang dan paha belakang, pemeriksaan kulit kepala, hingga pemeriksaan gula darah dan katarak. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Menurutnya, rata-rata pasien melakukan konsultasi ke rumah sakit jika telah mengalami gejala.

Mirisnya, diantara mereka, banyak yang baru memeriksakan diri saat kondisi penyakitnya telah memasuki kategori berat.

"Yang kita kerjakan itu biasanya kalau ada gejala, kalau sudah muncul sesuatu, baru kita lakukan pemeriksaan. Beberapa pasien bahkan baru datang periksa ketika kondisinya sudah cukup berat," jelas dr Andrew.

Sehingga ia menilai kesadaran masyarakat terkait pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin masih sangat minim.

"Jadi secara umum saya sampaikan bahwa kesadaran memang kurang," pungkas dr Andrew.

Tidak sedikit masyarakat yang mengalami katarak pada matanya lantaran terlambat menyadari gejala penyakit ini.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas