Tribun Kesehatan

Rentan Stres, Tapi Tetap Semangat Menyusui di Masa Pandemi, Kaum Ibu Patut Dapat Penghargaan

Saat pandemi, ibu menyusui berpotensi mengalami stres dan ini bisa saja berpengaruh dalam upaya tubuh untuk memproduksi ASI.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
Rentan Stres, Tapi Tetap Semangat Menyusui di Masa Pandemi, Kaum Ibu Patut Dapat Penghargaan
Shutterstock
Ilustrasi ibu menyusui. Rentan Stres Tapi Tetap Menyusui di Masa Pandemi, Kaum Ibu Patut Dapat Penghargaan 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM - Peran seorang ibu dalam keluarga sangat penting, karena ibu merupakan sosok yang tidak hanya mampu merawat keluarga, namun juga membesarkan anak-anaknya sejak dalam kandungan hingga memasuki usia dewasa.

Diantara para ibu hebat ini, ada pula ibu yang mulai memasuki fase 'menyusui'.

Tentunya dalam melewati fase ini, sang ibu menyusui harus memperoleh dukungan dari banyak pihak.

Baca juga: Perhatikan, Ini Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Menyusui

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 pada Ibu Hamil dan Menyusui, Ini Hal-hal yang Perlu Diketahui

Terlebih di masa pandemi virus corona (Covid-19) ini, ibu menyusui berpotensi mengalami stres dan ini bisa saja berpengaruh dalam upaya tubuh untuk memproduksi ASI.

Tanpa disadari, stres dapat mempengaruhi produksi hormon oksitosin, padahal hormon inilah yang membantu kelancaran produksi ASI bagi ibu menyusui.

Plt Dirjen Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) drg. Kartini Rustandi, M.Kes, dalam agenda Temu Media bertajuk 'Perlindungan Menyusui: Tanggung Jawab Bersama', Kamis (5/8/2021).
Plt Dirjen Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) drg. Kartini Rustandi, M.Kes, dalam agenda Temu Media bertajuk 'Perlindungan Menyusui: Tanggung Jawab Bersama', Kamis (5/8/2021). (capture zoom meeting)

Plt Dirjen Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) drg. Kartini Rustandi, M.Kes, mengatakan bahwa penghargaan perlu diberikan kepada ibu menyusui.

Karena hanya kaum ibu menyusui yang mampu melakukan banyak hal secara bersamaan.

Ia menjelaskan bahwa banyak ibu menyusui yang merupakan pekerja kantoran.

Saat ini, mereka harus pintar membagi waktu antara pekerjaan yang kini dilakukan secara Work From Home (WFH) dan waktu untuk menyusui bayinya.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas