Tribun Kesehatan

Berkat JKN-KIS, Eulis Dapatkan Pelayanan Terbaik untuk Pengobatan Jantung Sang Anak

Sejak tahun 2015, kondisi putra kedua Eulis membuatnya memerlukan pemeriksaan intensif dari tim medis.

Editor: Content Writer
Berkat JKN-KIS, Eulis Dapatkan Pelayanan Terbaik untuk Pengobatan Jantung Sang Anak
Istimewa
Peserta JKN-KIS asal Cianjur Eulis Siti Muplihah bersama putranya, Rizky Maulana. 

TRIBUNNEWS.COM – Manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan terus dirasakan oleh masyarakat dari berbagai penjuru daerah di Indonesia. Salah satunya adalah Eulis Siti Muplihah (46), seorang peserta program JKN-KIS asal Cianjur.

Berkat JKN-KIS, Eulis telah merasakan kemudahan bagi ia dan keluarganya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama untuk putra keduanya Rizky Maulana (9) yang harus rutin menjalani pengobatan karena kondisi medisnya.

“Sejak lahir, Rizky didiagnosa oleh dokter ada kelainan jantung bawaan, sehingga harus rutin berkonsultasi dengan dokter,” ungkap Eulis kepada tim Jamkesnews, Senin (29/11/2021).

Eulis menyebutkan bahwa sejak tahun 2015 lalu, kondisi Rizky tersebut membuatnya memerlukan pemeriksaan intensif dari tim medis.

Mulanya, ia melakukan konsultasi ke Puskesmas tempat keluarganya terdaftar. Dari situ, Rizky mendapat rujukan untuk berobat ke rumah sakit di Cianjur. Kemudian, putranya tersebut dirujuk untuk mendapatkan perawatan spesialistik di Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta yang merupakan rumah sakit pusat pelayanan jantung nasional.

“Dari hasil observasi dan pemeriksaan yang telah dilakukan, Rizky harus menjalani operasi dan rawat inap. Alhamdulillah dengan JKN-KIS kami mendapatkan semua pelayanan dari puskesmas sampai rumah sakit dengan lancar. Petugas yang melayani kami baik dan ramah, dan tidak ada biaya yang kami harus kami keluarkan untuk itu,” tutur Eulis. 

Bersyukur atas kehadiran program JKN-KIS

Eulis beserta keluarga sendiri telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS melalui kepesertaan suaminya yang seorang pegawai swasta sejak tahun 2014. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sangat bersyukur akan kehadiran dari program ini. Meski saat perlu menempuh perjalanan ke luar kota, semua dijalani dengan keyakinan bahwa JKN-KIS hadir mendampingi.

“Saya tidak terbayang kalau tidak menjadi peserta JKN-KIS, berapa biaya yang harus kami siapkan. Sampai sekarang pun Rizky rutin kontrol ke rumah sakit di Cianjur untuk tindakan echocardiography, dan Alhamdulillah kami jalani setiap pemeriksaan dengan lancar dan tanpa biaya,” ungkapnya.

“Kalaupun banyak yang bilang memakai JKN-KIS untuk berobat itu sulit dan harus antri, bagi saya mah itu bukan masalah. Karena justru dengan banyaknya masyarakat yang menjadi peserta JKN-KIS, berarti memang terbukti program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, meyakinkan kami untuk tidak ragu dan tidak khawatir biaya jika harus berobat,” tambah Eulis.

Tidak lupa, Eulis turut mengingatkan serta mengimbau masyarakat yang masih ragu untuk mendaftar sebagai peserta JKN-KIS selagi masih sehat. Menurutnya, jangan menunggu sakit datang untuk terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

“Jadi, kalau sudah jadi peserta JKN-KIS saat sakit tidak panik karena sudah terdaftar. Karena kita tidak tahu kapan sakit itu datang,” tutup Eulis.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas