Long Covid-19 Dapat Kenai 30 Persen Pasien yang Terinfeksi, Berikut Penanganannya
Long Covid-19 bisa mengenai sampai 30 persen dari orang terinfeksi. Tapi bisa diantisipasi dengan melakukan pengobatan dan terapi secara bertahap.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Ketua Perhimpunan Alergi dan Imunologi Indonesia Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI, FINASIM. menyebutkan jika Long Covid-19 bisa mengenai sampai 30 persen dari orang terinfeksi.
"Terlepas derajat beratnya Covid-19 akut, dampak jangka panjangya Covid-19 beragam. Mulai dari gangguan memori, kelelahan fisik, masih sesak walau negatif, nyeri sendiri, otot dan banyak hal lainnya," ungkapnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (2/3/2022).
Baca juga: Pemerintah Sebut Booster Dapat Meminimalisir Risiko Kematian Akibat Covid-19 Hingga 91 Persen
Baca juga: WHO Laporkan Kasus Kematian Covid-19 Global Terus Turun Kecuali di Wilayah Pasifik Barat
Namun, Long Covid-19 bisa diantisipasi dengan melakukan pengobatan dan terapi secara bertahap.
Sehingga sebagian besar pasien bisa mengalami pemulihan.
"Ada baiknya dikonsultasikan ke ahli masing-masing sesuai keluhan. Misalnya nyeri sendi, atau syaraf sakit, bisa ke dokter syaraf,"paparnya lagi.
Penyebab terjadinya Long Covid-19 menurut dr Iris adalah terjadi adalah aktivasi imun yang berlebihan dalam jangka panjang.
Maka respon pada tubuh adalah satu penyebabnya menjadi Long Covid-19.
Baca tanpa iklan