Cacar Monyet Terus Menyebar, WHO Langsung Rapat Darurat, Dunia Waspada
WWHO) melakukan rapat darurat mendadak pada Jumat(20/5/2022) membahas cacar monyet(monkey pox).
Editor: Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Kesehatan Dunia (WHO) melakukan rapat darurat mendadak pada Jumat(20/5/2022).
Komite yang akan bertemu dalam rapat darurat tersebut adalah Kelompok Penasihat Strategis dan Teknis tentang Bahaya Menular dengan Potensi Pandemi dan Epidemi (STAG-IH), yang memberi saran kepada WHO tentang risiko infeksi yang dapat menimbulkan ancaman bagi kesehatan global.
Lebih dari 100 kasus infeksi virus, yang menyebar melalui kontak dekat dan biasanya ringan, baru-baru ini dilaporkan di luar negara-negara di Afrika yang endemik.
Baca juga: Gejala Awal Cacar Monyet atau Monkeypox, Berikut Penularan hingga Cara Pencegahannya
Virus tersebut diduga adalah cacar monyet(monkey pox).
Penyakit yang biasanya terbatas pada kawasan hutan di Afrika barat dan tengah itu telah menyebar dengan cepat di sejumlah negara Eropa.
Penyebaran juga ditemukan di Amerika Serikat (AS) dan Australia sejak awal Mei.
Dikutip Reuters agenda utama pertemuan darurat WHO adalah mekanisme di balik penularan virus dan kemungkinan strategi vaksinasi.
Dikutip dari Europe News, negara yang mencatat kasus cacar monyet meliputi:
Belgia
Prancis
Jerman
Italia
Belanda
Portugal
Spanyol
Swedia
Inggris
Kanada
AS
Australia
Sementara kepala WHO Eropa khawatir jika infeksi bisa meningkat ketika orang-orang berkumpul untuk pesta dan festival selama bulan-bulan musim panas.
"Tidak ada vaksin khusus untuk cacar monyet, tetapi data menunjukkan bahwa vaksin yang digunakan untuk membasmi cacar efektif hingga 85 persen melawan cacar monyet," menurut WHO.(reuters/Willy Widianto)