Tribun Kesehatan

Aroma Bunga untuk Terapi Penyembuhan Gangguan Kesehatan Mental

Wewangian ternyata berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang. Aroma bunga misalnya.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Aroma Bunga untuk Terapi Penyembuhan Gangguan Kesehatan Mental
Freepik
Ilustrasi bunga mawar 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wewangian ternyata berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang. Aroma bunga misalnya, bisa menyeimbangkan emosi seseorang. 

Menggunakan aroma bunga ternyata merupakan disiplin ilmu yang diterapkan oleh psikolog.

Salah satunya psikolog klinis yang berpraktik di Klinik Utama Kamirawat, Alva Paramitha.

Metoder ini disebut sebagai Bach Flowers Remedy adalah sebuah sistem penyembuhan yang terdiri dari 38 jenis bunga yang berfungsi untuk menyeimbangkan emosi. 

"Jadi bach flower merupakan sebuah teknik penyembuhan emosi ballance. Dimana memanfaatkan sebuah energi bunga. Jadi semuanya itu energi bunga yang disimpan di dalam air. Diminum sehingga masuk ke sistim tubuh," ungkapnya pada Soft Launching Klinik Utama Kamirawat yang mengangkat tema "The Best Services to Upgrade your Quality of Life", di Jakarta Minggu (24/7/2022).

Alva pun menjelaskan perbedaan antara terapi yang ia lakukan dengan psikolog biasa. Treatment psikolog biasanya hanya konseling, di dalam ruangan dan beberapa penjelasan yang berisiko hilang dari ingatan.

Baca juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan Mental, agar Tak Seperti Dialami Shawn Mendes

Sedangkan melalui treatment ini, aroma bunga masuk ke dalam sistim tubuh. Sehingga bisa dibilang cukup efektif. 

Menurut Alva, metode ini sebenarnya sudah ada sejak zaman dulu. Dan sudah lama dikenal dengan penyembuhan lewat bunga.

Dahulu, jika sedang stres seseorang butuh berendam menggunakan air bunga. 

Alva menjelaskan jika bunga ternyata memiliki kekuatan energi. Ia pun menjelaskan jika saat stres, manusia mengalami penurunan megahertz hingga 60-80. Ternyata bunga punya frekeunsi.

"Misalnya mawar, dia punya frekuensi paling tinggi 368 megahertz. Nah dia pasti sudah akan menyuplai energi ke tubuh kita. Sudah dibuktikan, penemunya juga seorang dokter, sudah dibuktikan secara ilmiah," paparnya.

Untuk penyembuhan terapi ini biasanya tergantung level emosi manusia. Dalam psikologi, setiap orang mempunyai lapisan emosi yang berbeda. 

Namun pada anak-anak, lapisan emosinya lebih tipis. Sehingga membutuhkan waktu yang cepat untuk treatment. Terkadang sesuai dengan pengalamannya, hanya butu tiga hari efeknya langsung terlihat. 

"Orang dewasa butuh waktu. Tapi biasanya botol treatment ini akan habis 3-4 minggu. Biasanya satu kali botol treatment bakal berasa. Ada perubahan di dalam perilakunya," kata Alva menambahkan.

Sayangnya bunga yang digunaka masih tumbuh di daratan Eropa. Sehingga bisa dibilang cukup terbatas di Indonesia.

Dan kalau pun ditemukan beredar di Indonesia, biasanya hanya khusus untuk praktisi saja.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas