Tribun Kesehatan

Waspadai Perasaan Sering Lapar, Bisa Jadi Itu Tanda-tanda Awal Fase Prediabetes

Perjalanan seseorang yang semula sehat sampai terkena diabetes tipe 2 membutuhkan waktu 5 - 10 tahun.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Waspadai Perasaan Sering Lapar, Bisa Jadi Itu Tanda-tanda Awal Fase Prediabetes
TRIBUNNEWS.COM/Matheus Elmerio
Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante Saksono mengungkap proses seseorang yang semula sehat sampai terkena diabetes tipe 2 membutuhkan waktu 5 - 10 tahun. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Diabetes kini menjadi salah satu jenis penyakit mematikan di Indonesia. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, perjalanan seseorang yang semula sehat sampai terkena diabetes tipe 2 membutuhkan waktu 5 - 10 tahun.

Kondisi di awal akan terkena diabetes disebut prediabetes atau kadar gula darah sudah melebihi batas normal namun belum mencapai kadar gular darah setinggi penderita diabetes tipe 2.

"Orang menjadi diabetes itu tidak langsung tadinya sehat besok jadi diabetes Tetapi masuk dalam kondisi prediabetes. Jadi belum masuk diabetes baru kemudian menjadi diabetes itu butuh waktu kira-kira 5 sampai 10 tahun," kata dokter dante dalam kegiatan QnA Kemenkes, Kamis (8/9/2022).

Ia memaparkan, ada tanda-tanda awal atau yang disebut tanda klasik seseorang dinilai mengalami kondisi prediabetes, yaitu penurunan berat badan, rasa haus yang berlebihan, buang air kecil yang banyak pada malam hari dan rasa lapar.

"Itu disebut sebagai gejala klasik diabetes," imbuh Ahli diabetes molekuler pertama RI ini.

Baca juga: Ciri-ciri Diabetes pada Anak-anak, Banyak Makan, Sering Haus hingga Berat Badan Turun Drastis

Namun, tidak semua orang mempunyai gejala klasik diabetes. Artinya ada juga gejala-gejala yang mengikuti diabetes misalnya seperti pandangan mata yang kabur, disfungsi ereksi, kesemutan, kemudian ada kelainan keputihan pada wanita dan sebagainya.

Baca juga: Jangan Asal Ngunyah, Perhatikan Hal Berikut Agar Terhindar dari Diabetes, Hipertensi, dan Obesitas

"Itu adalah sebagai tanda tidak klasik dari diabetes. Dengan adanya tanda klasik dan tidak klasik diabetes maka kita bisa temukan diabetes itu lebih intens dan lebih dini," harap dia.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas