Tribun Kesehatan

Susah Disembuhkan, Ini Lima Dasar Hidup Sehat Orang dengan Autoimun

Autoimun adalah sebuah kondisi kesehatan di mana sistem kekebalan tubuh kehilangan kemampuan untuk membedakan antara zat asing yang dianggap asing dan

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Susah Disembuhkan, Ini Lima Dasar Hidup Sehat Orang dengan Autoimun
medgadget.com
Ilustrasi Penyakit Autoimun 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Autoimun adalah sebuah kondisi kesehatan di mana sistem kekebalan tubuh kehilangan kemampuan untuk membedakan antara zat asing yang dianggap asing dan membahayakan tubuh dengan bagian tubuh penderitanya, sehingga menyebabkan masalah kesehatan kronis, bahkan kematian jika menyerang organ yang memiliki peran vital.

Salah satu Pendiri dan Ketua Dewan Pengawas Marisza Cardoba Foundation Prof. Dr. dr. Aru W. Sudoyo, Sp.PD, KHOM, mengatakan, autoimun memang penyakit yang bisa mematikan namun bisa dikendalikan. 

Penyebabnya antara lain akibat terpapar bahan-bahan kimia atau yang dianggap tidak natural oleh tubuh.

“Sumber bahan-bahan kimia itu antara lain dalam makanan yang ada di sekitar kita, yang , sangat logis menjadi perangsang rusaknya antibodi dalam tubuh. Dua generasi lalu, penyakit autoimun sangat langka. Tapi sekarang, jumlahnya meningkat tajam. Kebanyakan generasi muda yang menderitanya,” jelas Prof. Aru dalam webinar, Jumat (30/9/2022).

Marisza Cardoba Foundation (MCF) Marisza Cardoba menyampaikan, autoimun adalah ancaman nyata bagi masyarakat Indonesia. 

Orang dengan autoimun produktivitasnya menurun, hanya mampu beraktivitas 5-6 jam  sehari dengan keluhan seperti nyeri sendi, mudah lelah, rambut rontok, sering sariawan, demam yang tidak beraturan. 

"Sementara penyakit ini belum dapat disembuhkan," kata Marisza yang juga seorang ODAI atau orang-orang yang hidup dengan kondisi autoimunitas.

Misalnya, penderita Autoimun di Amerika Serikat berjumlah 50 juta orang, 80 persennya adalah perempuan usia produktif. 

“Jumlah penderita autoimun di Indonesia  yang berhasil kami himpun dan dukung baru mencapai sekitar 15.000 orang. Hal ini bisa jadi disebabkan karena gejala autoimun mirip dengan penyakit lainnya, dan masyarakat juga enggan memeriksakan penyakitnya secara menyeluruh,” jelas Marisza Cardoba.

Marisza Cardoba menghimbau masyarakat untuk Lima Dasar Hidup Sehat, atau pola hidup sehat menyeluruh, dan memastikan asupan Vitamin D yang memadai, sebab telah terbukti berhasil meningkatkan kualitas hidup para ODAI hingga dapat kembali beraktivitas.

Baca juga: Seberapa Berbahayakah Penyakit Autoimun? Ketahui Gejala dan Penanganannya

5 Dasar Hidup Sehat untuk ODAI adalah:

1. Gaya Hidup Sehat (pilih makanan sehat periksa kesehatan berkala, menjaga kebersihan);

2. Aktif Mandiri (olahraga 30 menit setiap hari, menanam bahan pangan sendiri);

3. Pengendalian stres (ibadah, komunikasi positif, manajemen waktu);

4. Terus belajar (bergabung dengan komunitas pembelajar, ketahui hak dan kewajiban pasien, ketahui informasi obat (polifarmasi), mengelola keuangan dengan baik;  

5. Hidup Positif (menyeimbangkan otak, bekerja cerdas, tersenyum setiap saat).

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas