5 Jenis Makanan Penurun Asam Lambung: Pisang hingga Yoghurt
Berikut adalah beberapa makanan yang berfungsi untuk menurunkan gejala asam lambung. Mulai dari pisang hingga yoghurt.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
TRIBUNNEWS.COM - Penyakit asam lambung adalah salah satu penyakit yang banyak ditemui pada masyarakat indonesia.
Gejala penyakit asam lambung yang muncul pada tubuh seseorang antara lain adalah timbulnya rasa nyeri ulu hati (heartburn), sensasi panas atau perih di dada hingga kerongkongan, termasuk rasa pahit dan asam yang muncul di pangkal tenggorokan.
Berikut adalah beberapa makanan yang berfungsi untuk menurunkan gejala asam lambung, dikutip dari laman Kementerian Kesehatan:
1. Sayuran
Seperti brokoli, asparagus, kembang kol, kentang, mentimun, dan sayuran berdaun hijau lainnya.
2. Jahe
Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang dipercaya dapat menjadi pengobatan alami penyakit asam lambung, sakit maag, maupun masalah pencernaan lainnya.
Baca juga: 6 Cara Atasi Asam Lambung Naik saat Tidak Ada Obat
3. Pisang
Beberapa buah non-sitrus seperti pisang merupakan makanan yang baik untuk penderita asam lambung, karena menjadi buah penurun asam lambung
4. Putih Telur
Selain sehat, putih telur merupakan pilihan makanan yang bagus untuk penderita asam lambung.
Namun tidak untuk kuning telur, hal ini dikarenakan kuning telur mengandung lemak cukup tinggi dan dapat memicu gejala refluks asam lambung.
5. Yoghurt
Terkadang penderita asam lambung menghindari konsumsi yoghurt karena ditakutkan akan memperparah keadaan, namun yoghurt justru memiliki efek yang baik untuk penderita asam lambung karena sudah difermentasi.
Baca juga: Ingin Minum Kopi, tapi Punya Asam Lambung? Ini Jenis Kopi yang Aman
Yang Perlu Dilakukan saat Asam Lambung Naik Namun Tidak Ada Obat
Penting untuk mengetahui pertolongan pertama saat asam lambung naik.
Mengutip laman Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, berikut adalah langkah yang dapat dilakukan ketika tidak mempunyai obat-obatan ketika gejala asam lambung naik muncul.
1. Melonggarkan pakaian yang dikenakan
Saat asam lambung naik, dianjurkan untuk mengendurkan ikat pinggang atau melepas kancing celana yang digunakan.
Ini karena salah satu pemicu asam lambung naik adalah tekanan pada perut akibat dari penggunaan pakaian atau celana yang terlalu ketat.
2. Menegakkan posisi duduk
Jika asam lambung naik saat sedang berbaring, cobalah untuk bangun dan duduk tegak.
Postur tubuh yang tegak bisa mengurangi tekanan pada katup antara kerongkongan dan lambung, sehingga menghentikan naiknya asam lambung.
3. Meninggikan posisi kepala
Apabila naiknya asam lambung terjadi saat malam atau saat waktu tidur tiba, tidurlah dengan posisi kepala lebih tinggi.
Bila perlu, sangga bagian pinggang dengan bantal agar posisi tidur membentuk sudut 30–45 derajat.
Posisi tidur seperti ini bisa meringankan rasa tidak nyaman yang dirasakan.
4. Mengonsumsi minuman yang mengandung jahe
Jahe diketahui mengandung asam fenolik yang diduga mampu meredakan iritasi pada saluran cerna dan mencegah naiknya asam lambung.
Kandungan zat antiradang di dalam jahe pun dapat meredakan mual yang biasanya juga muncul saat asam lambung naik.
5. Mengunyah permen karet
Mengunyah permen karet bisa meredakan gejala asam lambung naik, sebab gerakan mengunyah bisa membuat produksi air liur meningkat dan membuat sobat menelannya lebih banyak.
Tindakan ini bisa mengencerkan dan membersihkan asam lambung di kerongkongan, sehingga gejala asam lambung membaik.
6. Mengonsumsi madu
Konsumsi madu dapat meringankan gejala asam lambung naik, karena kandungan di dalamnya mampu melindungi dinding kerongkongan dari iritasi, bahkan mengurangi peradangan.
Untuk mendapatkan manfaat madu ini, dapat dengan cara mengonsumsi 1 sendok teh madu secara langsung atau bisa juga mencampurnya ke dalam air hangat atau teh.
(Tribunnews.com, Widya)
Baca tanpa iklan