Tribun Kesehatan

Rasa Umami Bukan Hanya Buat Makanan Jadi Lezat, Tapi Bergizi Seimbang dan Bikin Tubuh Fit 

Ada 4 rasa dasar yang sudah lebih familiar yang diketahui  yakni manis, asin, pahit, asam. Umami yang gurih memberi warna baru dalam rasa makanan.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
zoom-in Rasa Umami Bukan Hanya Buat Makanan Jadi Lezat, Tapi Bergizi Seimbang dan Bikin Tubuh Fit 
Tribunnews.com/ Eko Sutriyanto
Event Cooking Class dengan Tema: “A Taste of Umami” bagi para cooking enthusiast yang merupakan member ABC Cooking Studio pada 29 November 2022. Dalam event kali ini, seluruh cooking enthusiast terlebih dahulu diajak untuk lebih mengenal platform Dapur Umami, yang memiliki banyak fitur interaktif seperti Tanya NutriExpert, Jurnal Umami, Tukar Umami Coins, dan lebih dari 900 resep praktis yang pastinya lezat dan bergizi seimbang. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama ini ada 4 rasa dasar yang sudah lebih familiar yang diketahui  yakni manis, asin, pahit, asam.

Nah yang terakhir ditemukan adalah rasa gurih atau umami yang sebenarnya dikenal sejak 2.000 tahun lalu.

Namun Doktor Kikunae Ikeda dari Universitas Tokyo, pada 1908, yang menjadi sosok di balik kisah umami modern.

Dilansir dari Kompas.com, Kikunae Ikeda awalnya hanya merebus tofu dengan dua lembar rumput laut tanpa bumbu apa pun.

Baca juga: Penggunaan Umami pada Makanan Picu Obesitas? Ini Kata Dokter

Pada masakan itu, Kikunae Ikeda menemukan sensasi rasa yang unik yakni sensasi rasa sama juga terdapat pada asparagus, tomat, keju, dan daging.

Sensasi rasa itulah yang disebut umami atau gurih.

Kikunae Ikeda juga yang tercatat dalam penemuan Mono Sodium Glutamat (MSG) yang kini sohor sebagai bumbu masak bernama vetsin atau micin.

Bersama karibnya Saburosuke Susuke, Kukunae Ikeda adalah dua tokoh di balik perusahaan bumbu masak Ajinomoto.

Rasa bumbu umami dapat mendukung dalam strategi menyusun makanan sehat, lezat, dan bergizi seimbang untuk tetap fit.

"Rasa umami dapat ditemukan dari berbagai bahan makanan seperti jamur, tomat, terasi, dan lain-lain, karena mengandung asam amino glutamat," kata  Prof Dr Ir Ahmad Sulaeman MS CHt, Guru Besar Bidang Keamanan Pangan & Gizi di Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB dalam keterangan tertulis.

Selain menjadi penguat rasa, seperti monosodium glutamat (MSG) juga merupakan sumber rasa umami.

"Penggunaan MSG dalam makanan bergizi seimbang dapat menjadi salah satu strategi untuk menciptakan makanan sehat, lezat, dan bergizi untuk kita dan keluarga nikmati supaya tetap fit,” ujar Ahmad.

Penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam sebab kandungan natrium dalam MSG hanya sepertiga dari kandungan natrium pada garam dapur biasa.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas