Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Konsumsi Daging Merah Tingkatkan Risiko Kanker Usus? Ini Penjelasan Dokter

Ada suatu penelitian di Amerika yang menyatakan bahwa mengonsumsi daging merah yang berlebihan meningkatkan risiko kanker.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Konsumsi Daging Merah Tingkatkan Risiko Kanker Usus? Ini Penjelasan Dokter
pexels
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beredar informasi jika mengonsumsi banyak daging merah dapat meningkatkan risiko kanker usus.

Terkait hal ini, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hemato-Onkologi dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD - KHOM pun memberikan tanggapan. 

"Ada suatu penelitian di Amerika yang menyatakan bahwa mengonsumsi daging merah yang berlebihan meningkatkan risiko kanker. Penelitian itu terhadap kanker usus," ungkapnya saat ditemui di bilangan Jakarta, Selasa (7/2/2023). 

Namun, penelitian ini kata dr Jeffry tidak bisa dibandingkan dengan Indonesia. 

Karena di Amerika, jumlah atau porsi makan daging merah yang dikonsumsi jauh berbeda dengan masyarakat Indonesia.

"Tetapi kalau kita pernah tahu proporsi makan Amerika, dibandingkan kita, penelitian ini enggak valid," katanya lagi. 

Baca juga: Makanan Sehat untuk Bayi dan Balita: Pisang, Wortel, Brokoli, hingga Daging Merah

Rekomendasi Untuk Anda

Masyarakat Indonesia, sebagian besar sudah kenyang jika mengonsumsi steak daging merah dengan berat 200 gram.

"Tapi kalau kita lihat mereka (masyarakat Amerika) sekali makan 500 gram," paparnya. 

Di sisi lain, dr Jeffry mengatakan jika daging merah baik dikonsumsi, khususnya pada pasien yang menjalani pengobatan seperti kemoterapi.

Saat menjalani pengobatan daging merah adalah sumber protein yang baik. 

"Jadi jangan takut untuk makan daging untuk ukuran orang Indonesia. Menjalani pengobatan justru membutuhkan berbagai variasi makanan. Termasuk salah satunya adalah daging," pungkasnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas