Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Optimis Angka Stunting 14 Persen Tahun Depan, Wamenkes: Sekarang Sudah 17 Persen 

Wamenkes terus optimis Indonesia bakal capai target penurunan stunting di angka 14 persen pada 2024. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Optimis Angka Stunting 14 Persen Tahun Depan, Wamenkes: Sekarang Sudah 17 Persen 
istimewa
Wamenkes terus optimis Indonesia bakal capai target penurunan stunting di angka 14 persen pada 2024.  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia menargetkan angka stunting bisa berada di angka 14 persen pada 2024. 

Sedangkan tahun 2024 pun tinggal bilangan hari.

Baca juga: Hindari Kesesatan Berkeluarga, BKKBN Dorong Kelas Pranikah Cegah Stunting

Meski begitu, Wakil Menteri Kesehatan ungkap Dante Saksono Harbuwono ungkap pihaknya terus optimis Indonesia bakal capai target penurunan stunting di tahun depan. 

Terlebih, angka stunting terus menurun tiap tahunnya. 

Pada 2023, angka stunting sudah berada di 17 persen.

Baca juga: RegenerASI, Pemberdayaan Ibu untuk Indonesia Bebas Stunting

"Sekarang, dari 24,6 persen turun jadi 17 persen pada 2023. Mudah-mudahan nanti 2024 turun 14 persen sesuai target," ungkap Dante saat ditemui awak media di bilangan Jakarta, Kamis (12/10/2023). 

Rekomendasi Untuk Anda

Dante menegaskan jika angka stunting di 17 persen merupakan data terbaru 2023.

Petugas menata bantuan pangan daging ayam dan telur bagi keluarga rawan stunting di Kelurahan Gadang, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (9/10/2023). Sebanyak 120 keluarga menerima bantuan pangan daging ayam dan telur untuk mencegah stunting di Kelurahan Gadang. Kota Malang menyalurkan bantuan keluarga rawan stunting dengan jumlah total 4.521 keluarga. SURYA/PURWANTO
Petugas menata bantuan pangan daging ayam dan telur bagi keluarga rawan stunting di Kelurahan Gadang, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (9/10/2023). Sebanyak 120 keluarga menerima bantuan pangan daging ayam dan telur untuk mencegah stunting di Kelurahan Gadang. Kota Malang menyalurkan bantuan keluarga rawan stunting dengan jumlah total 4.521 keluarga. SURYA/PURWANTO (SURYA/SURYA/PURWANTO)

"Nanti 2024 mudah-mudahan sudah mencapai 14 persen. Optimis sekali, semua masih optimis," tegasnya. 

Di sisi lain, ia pun menghimbau pada masyarakat untuk turut serta membantu menurunkan angka stunting. 

Dimulai dari menimbang bayi secara rutin ke posyandu terdekat. 

"Masyarakat harus pergi ke posyandu, menimbang bayinya, baik di kota besar mau pun di desa," imbaunya. 

Dengan mengetahui berat bayi, orangtua dapat mengetahui bagaimana tumbuh kembang anak. 

Sehingga jika ada masalah, bisa diintervensi sejak awal, agar stunting bisa dihindari. 

"Kita sudah berikan fasilitas untuk pemeriksaan penimbangan tersebut dengan yang terbaru, sehingga hasilnya lebih akurat," tutupnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas