Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Capres Harus Punya Konsep Turunkan Stunting dan Bangun SDM

Capres 2024 harus punya konsep turunkan stunting dan bangun Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Capres Harus Punya Konsep Turunkan Stunting dan Bangun SDM
Tangkap layar kanal YouTube KPU RI
Momen Anies, Prabowo dan Ganjar usai Debat Pilpres 2023 di Kantor KPU, Selasa, 12 Desember 2023. Terlihat cawapres Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD bersalaman di belakang capres. Capres 2024 harus punya konsep turunkan stunting dan bangun SDM. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Isu stunting dan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia menjadi masalah yang penting diperhitungkan oleh calon presiden (capres) dalam Pemilihan Umum 2024.

Karena itulah capres 2024 harus punya konsep turunkan stunting dan bangun SDM.

Baca juga: Dihadiri Siti Atikoh Ganjar, Pimpinan Komisi IX DPR Charles Honoris Gelar Acara Pencegahan Stunting

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo.

"Sangat, sangat penting, kalau calon presiden punya konsep dalam rangka menurunkan stunting dan membangun SDM," ungkapnya saat ditemui Tribunnews di kantor BKKBN, Kamis (13/12/2023).

WHO sendiri menyatakan jika pengukuran kualitas sumber daya manusia berkaitan erat dengan stunting.

Jika SDM Indonesia kurang bagus, maka bonus demografi tidak bisa diraih.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu Hasto mengingatkan jika membangun SDM tidak hanya mengatasi soal stunting.

"Bangun SDM tidak hanya stunting. Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya. Stunting baru badannya belum jiwanya. Jadi ini tantangan serius," tegas Hasto.

Oleh karena itu, ia berharap para calon presiden punya konsep atau gagasan terkait akselerasi pembangunan SDM.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas