Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Kesehatan

Dokter Bagikan Manfaat Olahraga pada Ibu Hamil: Mempermudah Persalinan

Olahraga pada ibu hamil dianjurkan. Asal, berkonsultasi dahulu dengan dokter kandungan. Memastikan ibu dalam kondisi baik dan tidak berisiko

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Erik S
zoom-in Dokter Bagikan Manfaat Olahraga pada Ibu Hamil: Mempermudah Persalinan
freepik
ilustrasi ibu hamil jalan kaki 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Pada masa kehamilan, banyak yang beranggapan ibu tidak perlu berolahraga. 

Bahkan masih banyak yang berpikir saat hamil, ibu lebih baik duduk, makan, dan istirahat saja.

Padahal, olahraga pada ibu hamil dianjurkan. Asal, berkonsultasi dahulu dengan dokter kandungan. Memastikan ibu dalam kondisi baik dan tidak berisiko. 

Baca juga: Ibu Hamil Perlu Waspada, Skincare Mengandung Merkuri Bisa Bahayakan Janin 

Selain itu pemilihan olahraga pun perlu disesuaikan dengan usia kehamilan ibu. 

Menurut dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan dr. Jimmy Sakti Nanda B., Sp. O. G, ada beberapa manfaat yang ibu dapatkan jika rutin berolahraga. 

Pertama, beberapa gerakan senam hamil atau yoga dapat mempermudah ibu melakukan persalinan secara normal.

BERITA TERKAIT

"Beberapa gerakan senam hamil dan yoga telah diteliti dapat mempermudah persalinan pervaginam atau persalinan normal," ungkapnya dr Jimmy dilansir dari website Kementerian Kesehatan, Jumat (28/6/2024). 

Gerakan-gerakan pada senam hamil atau yoga ini  dapat memperkuat dan melatih otot-otot sekitar panggul. 

Manfaat kedua adalah pengaturan pernapasan selama senam hamil dan yoga juga dapat membuat ibu hamil lebih rileks, dan tenang.

"Ibu tidak cemas, dan bisa lebih mudah dalam mengatur napasnya selama proses persalinan pervaginam nantinya,” kata Jimmy.

Baca juga: Ibu Hamil di Luwu Ditandu Warga Sejauh 5 Km, Lewati Bukit dan Hutan Sagu untuk Melahirkan di Klinik

Berolahraga memang bukan faktor penentu ibu akan melahirkan secara caesar atau pervaginam tetapi akan menjadikan ibu hamil lebih rileks dan bahagia.

Ketiga, olahraga dapat membantu mengurangi sakit pinggang, punggung, dan bahkan nyeri pada area vagina.

Namun, di sisi lain Jimmy juga mengimbau agar ibu hamil menghindari olahraga berisiko.

Seperti bersepeda cepat, yang dapat berisiko mengalami hipoksia (kekurangan oksigen).

Baca juga: Bisakah Prenatal Yoga Atasi Kecemasan pada Ibu Hamil?

Apalagi jika sebelumnya memang jarang berolahraga. 

"Selain itu, ibu hamil juga bisa mengalami hipertermia, yaitu suhu atau panas berlebih pada tubuh yang dapat menyebabkan jantung berdebar-debar," tutupnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas