Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Program Genting, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting Diperluas Hingga Indonesia Timur

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengatakanvakan mengakselerasi penurunan stunting di wilayah Indonesia Timur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Program Genting, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting Diperluas Hingga Indonesia Timur
Tribunnews.com/Rina Ayu
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan, pihaknya akan mengakselerasi penurunan stunting di wilayah Indonesia timur melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting 'GENTING'.

"Sedang dirumuskan tapi tentu tidak hanya di Jawa, ke NTT ke Indonesia Timur," kata dia saat ditemui di Kabupaten Bogor, Jumat (13/12/2024).

Baca juga: Kiprah Jimmy Hantu Jadi Orang Tua Asuh Cegah Stunting Dapat Pujian Menteri Wihaji

Genting merupakan inisiatif sosial seluruh elemen masyarakat dalam mengurangi jumlah Keluarga Risiko Stunting (KRS) secara signifikan.

Masyarakat secara perorangan atau berkelompok bisa ikut membantu KRS.

Para pihak termasuk industri dan swasta bisa turut melakukan intervensi atau menjadi orang tua asuh bagi KRS, dengan memberikan nutrisi, non nutrisi, akses air bersih dan edukasi.

Bantuan dari orang tua asuh akan langsung diterima KRS, difasilitasi oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) dengan data yang bisa diakses di BKKBN.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami akan terus monitoring dan evaluasi, kami terus rapikan data agar tepat sasaran," jelas mantan bupati Batang ini.

Diketahui saat ini ada 8,6 juta keluarga dengan kategori berisiko stunting di seluruh Indonesia, dimana 1,4 juta diantaranya masuk dalam kategori ekstrem.

Salah satu pelaksanaan Genting dilakukan  Jimmy Hantu, pengusaha di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/12/2024).

Ia telah menjadi orang tua asuh stunting terhadap  200 lebih bayi di bawah dua tahun (baduta) yang berasal dari keluarga berisiko stunting.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas