Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Anak Ngompol Sembarangan Tanda Lemah Kemih? Begini Penjelasan Dokter

Apakah kebiasaan anak mengompol sembarangan tanda adanya kelainan fisik seperti tanda lemah kemih? Ini kata dokter.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Anak Ngompol Sembarangan Tanda Lemah Kemih? Begini Penjelasan Dokter
ISTIMEWA
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagian orang tua mungkin pernah menghadapi masalah anak yang mengompol di malam hari. 

Sehingga, beberapa orang tua pun melakukan toilet training untuk mengatasi hal tersebut. 

Toilet training sendiri merupakan proses anak belajar untuk buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB) di toilet layaknya orang dewasa. 

Lantas, apakah kebiasaan anak mengompol sembarangan alias belum berhasil dalam melakukan toilet training merupakan tanda adanya kelainan fisik seperti tanda lemah kemih?

Terkait hal ini, Dokter Spesialis Kesehatan Anak, dr. Reza Fahlevi, SpA(K) beri penjelasan.

Ia mengungkapkan bahwa batas maksimal anak bisa 'dimaklumi' Ketika mengompol sembarangan ada di usia 5 tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, jika di atas itu Si Kecil belum juga mampu buang air di toilet sebagaimana orang dewasa, maka bisa saja kemungkinan ada yang salah dengan tubuh anak. 

"Nah yang perlu kita khawatirkan itu ada masalah pada saluran kemih atau ada kondisi-kondisi yang kita katakan sebagai neurogenic leader," ungkapnya pada Media Briefing dengan topik: Mengenalkan Toilet Training pada Anak yang akan diadakan secara virtual, Selasa (24/12/2024). 

Kalau anak berada di atas usia 5 tahun masih tetap mengompol setelah dilakukan toilet training, dicurigai ada kondisi medis tertentu.

Sehingga, dianjurkan bagi orang tua untuk segera berkonsultasi pada dokter terkait. 

"Sebaiknya dikonsultasikan ke spesialis anak, untuk melihat kekuatan otot kandung kemihnya. Kalau masih di bawah 2 tahun, bocor masih sangat wajar," ucap dia menegaskan.

Baca juga: Berikut Tips Melatih Anak Gunakan Toilet Secara Mandiri

Nantinya dokter akan melakukan pemeriksaan  untuk melihat kekuatan dari otot kantung kemihnya.

Dari pemeriksaan ini, maka bisa dinilai apakah  memang ada masalah atau tidak.

"Tapi kalau misalnya antara 2 tahun sampai 5 tahun masih kadang-kadang muncul itu masih suatu hal yang wajar," tutupnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas