Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Batuk dan Pilek Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran pada Anak, Ini Penjelasannya

Penumpukan cairan di telinga tengah dapat menghambat suara yang masuk, sehingga menyebabkan gangguan pendengaran. 

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Batuk dan Pilek Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran pada Anak, Ini Penjelasannya
Freepik.com
BATUK PILEK - Penumpukan cairan di telinga tengah saat batuk dan pilek dapat menghambat suara yang masuk, sehingga menyebabkan gangguan pendengaran.  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dokter spesialis THT-KL dan bedah kepala leher, Indah Trisnawaty, mengungkapkan otitis media efusi merupakan salah satu penyebab gangguan pendengaran pada anak.

Otitis media atau infeksi telinga tengah adalah peradangan akibat infeksi virus maupun bakteri. 

Baca juga: Kadinkes Jakarta Imbau Masyarakat Rutin Periksa Pendengaran untuk Deteksi Dini Gangguan di Telinga

Setelah infeksi mereda, lendir dan cairan yang terbentuk dapat tertinggal dan menumpuk di telinga tengah. 

Kondisi ini disebut otitis media efusi, yang berpotensi mengganggu fungsi pendengaran.

"Amandel di mulut dan adenoid di belakang hidung terletak di antara saluran telinga dan tenggorokan. Jika area ini tersumbat, cairan yang dihasilkan di telinga tengah tidak bisa keluar dan akhirnya menumpuk," kata dr. Indah dalam acara di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Baca juga: Daya Tahan Tubuh Jemaah Menurun Usai Puncak Haji, Batuk Pilek Menyerang

Penumpukan cairan di telinga tengah dapat menghambat suara yang masuk, sehingga menyebabkan gangguan pendengaran

Rekomendasi Untuk Anda

"Otitis media efusi sering kali muncul setelah anak mengalami batuk dan pilek," lanjutnya.

meracik obat batuk alami untuk bayi
meracik obat batuk alami untuk bayi (freepik)

Jika setelah sembuh dari batuk dan pilek saluran masih belum pulih sepenuhnya, cairan bisa tetap tertahan di telinga tengah. 

Hal ini bisa terjadi akibat rhinitis alergi atau infeksi telinga tengah yang berulang, yang mengganggu fungsi tuba eustachius saluran penghubung antara telinga dan tenggorokan.

Selain masalah di telinga tengah, gangguan pendengaran juga dapat dipicu oleh gangguan pada telinga luar dan telinga dalam.

"Masalah pada telinga luar biasanya disebabkan oleh kotoran telinga (serumen) atau infeksi telinga luar, yang dapat menyebabkan penyempitan saluran telinga, kemerahan, serta keluarnya cairan," jelas dr. Indah.

Sementara itu, gangguan pada telinga dalam bisa terjadi akibat faktor bawaan lahir atau infeksi virus tertentu.

"Beberapa kasus gangguan pendengaran pada anak bisa disebabkan oleh infeksi virus, seperti gondongan. Infeksi ini sering kali menyebabkan demam dan berisiko memicu gangguan pendengaran," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas