Menkes Sebut Penanganan Kesehatan Korban Banjir dan Longsor di Aceh - Sumut Terkendali
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut, penanganan medis bagi korban banjir dan longsor di Aceh hingga Sumatra Utara (Sumut) terkendali.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Anita K Wardhani
Ringkasan Berita:
- Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut, penanganan medis bagi korban banjir dan longsor di Aceh hingga Sumatra Utara (Sumut) terkendali.
- Kemenkes memonitoring penanganan kesehatan dilakukan oleh dinas kesehatan kota dan kabupaten setempat.
- Posko-posko pengungsian dan pelayanan kesehatan mobile, puskesmas dan rumah sakit yang ada di sana siaga.
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut, penanganan medis bagi korban banjir dan longsor di Aceh hingga Sumatra Utara (Sumut) terkendali.
Saat ini penanganan kesehatan dilakukan oleh dinas kesehatan kota dan kabupaten dengan monitoring dari Kemenkes.
Baca juga: Situasi Terkini Banjir dan Longsor di Sumatra, Pemerintah Bergerak Cepat Salurkan Bantuan
"Kami selalu ada di Pusat Krisis Nasional yang mem-back up, Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kota. Kalau mereka enggak bisa, kita masuk," jelas Budi Gunadi.
"Komunikasi aman. Sampai saat ini informasi yang kami miliki masih tertangani oleh Dinas Kabupaten/Kota dan Provinsi," lanjut dia di kantor Kemenkes RI, Kuningan, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2025)
Baca juga: Banjir di Sumut dan Sumbar: Warga Tapsel Salahkan PT yang Buka Lahan, 9 Orang Masih Hilang di Agam
Ia mengatakan, jika pemerintah daerah mengalami kesulitan dalam memberikan bantuan seperti akses yang belum terbuka, kekurangan dokter, pasokan obat serta alat kesehatan, maka pemerintah akan turun.
"Jadi kalau kejadian di Aceh - Sumatera, kami monitor. Memang sekarang masih bisa ditangani oleh Dinas Kabupaten/Kota dan Provinsi," kata mantan dirut Bank Mandiri ini.
Sebelumnya dalam konferensi pers di gedung BNPB, Jakarta, Staf Ahli Menteri Kesehatan (Menkes) Bayu Teja menegaskan, pihaknya sudah mengirimkan tenaga kesehatan, dokter, perawat seperti ahli kesehatan lingkungan, dan epidemiolog untuk membantu penanganan kesehatan di sana.
"Untuk pengiriman bantuan secara bertahap menyesuaikan akses wilayah dan koordinasi dengan pemda," ujar dia dikutip dari tayangan Kompas TV, Kamis (27/11/2025).
Kemenkes ujar dia, juga sudah menginstruksikan seluruh puskesmas dan rumah sakit untuk siaga.
"Di posko-posko pengungsian dan pelayanan kesehatan mobile, serta menyiagakan puskesmas dan rumah sakit yang ada di sana," ungkap Bayu.
Baca tanpa iklan