Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Super Flu Superclade K Terdeteksi di Indonesia, Apakah Berpotensi jadi Pandemi?

Kasus influenza A HN32 superclade K atau super flu telah terdeteksi di Indonesia, apakah bisa menjadi pandemi?

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Super Flu Superclade K Terdeteksi di Indonesia, Apakah Berpotensi jadi Pandemi?
IST
SUPER FLU - Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof Tjandra Yoga Aditama seperti ditulis pada Sabtu (1/3/2025). Dirinya menjelaskan soal kasus influenza A HN32 superclade K atau super flu telah terdeteksi di Indonesia, apakah bisa menjadi pandemi? 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Kasus influenza A HN32 superclade K atau super flu telah terdeteksi di Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) melaporkan, hingga Desember 2025 tercatat 62 kasus yang tersebar di 8 provinsi. 

Kondisi ini menimbulkan kewaspadaan dan sekaligus pertanyaan apakah bisa menjadi pandemi?

Pakar kesehatan Prof Tjandra Yoga Aditama memaparkan, merujuk pada perkembangan sekarang maka super flu ini "hanya" akan mengakibatkan gelombang penyakit flu.

"Gelombangnya penyakit flunya lebih hebat dari tahun-tahun yang lalu, jadi tidak atau belum 1mengarah ke pandemi," kata dia di Jakarta, Kamis (1/1/2026).

Menurut dia, terjadinya pandemi atau tidak akan tergantung dari tiga faktor.

Pertama apakah akan ada mutasi-mutasi yang lebih signifikan yang membuat H3N2 benar-benar baru seperti H1N1 pandemi 2009.

Rekomendasi Untuk Anda

kedua apakah penularan dan keparahannya akan meningkat dengan tajam.

Serta ketiga apakah penularan antar negara akan terjadi secara luas.

Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) ini menerangkan, super flu merupakan penyakit flu akibat virus influenza A H3N2 sub clade K, yang sudah ada sejak beberapa waktu yang lalu di Jepang, Kanada, Amerika Malaysia, Thailand.

Jika ditelusur lebih jauh lagi, pernah ada peningkatan kasus flu dunia yang cukup besar di tahun 1968 yang juga akibat virus influenza A H3N2, walaupun waktu itu belum yang sub clade K.

Virus H3N2 sub clade K yang disebut Super Flu sekarang ini disebut sudah mengalami 7 kali mutasi.

WHO sejak November 2025 sudah menyatakan, virus ini sudah menyebar dengan cepat dan mendominasi pada beberapa negara.

Per 30 Desember 2025, di Amerika Serikat menunjukkan influenza ada dalam kategori tinggi atau sangat tinggi di 32 negara bagian negara itu. 

Angka perawatan pasien influenza di rumah sakit di Amerika Serikat juga meningkat menjadi 19,053 dari 9.944 di minggu sebelumnya. 

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) maka di Amerika Serikat ada sekitar 3.100 orang meninggal akibat influenza pada musim flu kali ini. 

Dalam satu minggu kematian pada anak meningkat menjadi 5, dari 3 kematian seminggu sebelumnya. 

Data Amerika Serikat menunjukkan sebagian besar penyebab flu adalah virus H3N2, dan tentu bukan tidak mmungkin yang sub clade K.

Masyarakat diimbau jika mengalami gejala seperti flu maka baik untuk jaga kondisi.

Pakailah masker supaya tidak menulari orang lain, bila perlu istirahat. 

Segera konsultasi ke petugas kesehatan bila sakit memberat.

Sebaran di 8 Provinsi

Virus super flu ini sudah tersebar di 8 provinsi.

Kemenkes mencatat, kasus subclade K mulai terdeteksi pada Agustus 2025.
Kasus paling awal ada di Jawa Tengah.

Ada total 62 kasus subclade K di Indonesia yang terdeteksi mulai Agustus - Desember 2025.

Berikut sebaran subclade K di Indonesia:

  1. Jawa Timur 23 kasus
  2. Kalimantan Selatan 18 kasus
  3. Jawa Barat 10 kasus
  4. Sumatera Selatan 5 kasus
  5. Sumatera Utara 3 kasus
  6. Jawa Tengah 1 kasus
  7. D.I.Yogyakarta 1 kasus
  8. Sulawesi Utara 1 kasus

Mayoritas kasus dialami oleh perempuan atau 64,5 persen atau 40 kasus.

Kasus super flu ini banyak dialami kelompok usia 1-10 tahun (35,5 persen), 21 - 30 tahun (21,0 persen), 11 - 20 tahun (19,4 persen), diatas 60 tahun (8,1 persen).

Baca juga: Apa Itu Super Flu Subclade K? Awal Terdeteksi di Jawa Tengah, Kenali Gejala dan Cara Pencegahan

Kemenkes menyebut, situasi influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan clade maupun subclade influenza lainnya.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas