7 Alasan Kenapa Anda Masih Lapar Setelah Makan dan Cara Mengatasinya
Rasa lapar setelah makan bisa disebabkan oleh faktor fisik (pola makan, nutrisi) maupun psikologis (stres, emosi).
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Rasa lapar setelah makan bisa disebabkan oleh faktor fisik (pola makan, nutrisi) maupun psikologis (stres, emosi).
- Penyebab umum meliputi makan terlalu cepat, porsi kurang, makanan tidak seimbang, hingga pengaruh obat atau kondisi medis.
- Mengatur pola makan seimbang, jadwal makan teratur, dan mengelola stres dapat membantu mengatasi masalah ini.
TRIBUNNEWS.COM - Nafsu makan pada dasarnya mengikuti prinsip sederhana: saat lapar, Anda makan, dan setelah makan, Anda merasa kenyang. Pola ini biasanya bisa diprediksi—tetapi apa yang terjadi jika tidak berjalan seperti itu, dan Anda tetap merasa lapar bahkan setelah makan?
“Fluktuasi nafsu makan dari hari ke hari itu normal. Namun, jika Anda terus merasa lapar setelah setiap kali makan, meskipun sudah merasa makan cukup, sebaiknya evaluasi faktor gaya hidup atau stres yang mungkin berperan,” kata Maddie Pasquariello, MS, RDN.
Banyak faktor ini bisa menyebabkan food noise—yaitu pikiran tentang makanan yang kompulsif dan mengganggu. Akibatnya, meskipun Anda merasa sudah makan cukup, tubuh mungkin belum benar-benar merasa kenyang.
Mengutip Self, berikut penjelasan berbagai faktor fisik dan psikologis yang bisa menyebabkan rasa lapar setelah makan, serta cara mengatasinya.
1. Kondisi Medis atau Obat Tertentu
Penjelasan:
Beberapa obat dapat meningkatkan nafsu makan, termasuk antidepresan, antipsikotik, dan penstabil suasana hati. Selain itu, kondisi seperti hipotiroidisme, PMS, dan perimenopause juga dapat menyebabkan rasa lapar terus-menerus.
Solusi:
Jaga pola hidup sehat (makan seimbang, cukup tidur, olahraga, kelola stres). Jika mengganggu, konsultasikan dengan dokter untuk opsi pengobatan lain.
Baca juga: 5 Makanan Kaya Lemak Sehat Selain Alpukat yang Direkomendasikan Ahli Gizi
2. Anda Tidak Makan Cukup
Penjelasan:
Jumlah makanan sangat memengaruhi rasa kenyang. Kebutuhan kalori setiap orang berbeda dan bisa berubah tergantung aktivitas, olahraga, atau kondisi seperti kehamilan dan menyusui.
Solusi:
Perhatikan pola makan Anda. Tambahkan camilan bernutrisi jika perlu, atau konsultasikan dengan ahli gizi.
3. Anda Makan Terlalu Cepat
Penjelasan:
Otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menerima sinyal kenyang dari tubuh. Jika makan terlalu cepat, Anda mungkin belum merasakan kenyang sepenuhnya.
Solusi:
Tunggu 10–20 menit setelah makan sebelum memutuskan apakah masih lapar.
4. Terlalu Lama Tidak Makan
Penjelasan:
Jika jarak antar makan terlalu lama, Anda bisa menjadi sangat lapar sehingga sulit merasa kenyang meskipun sudah makan banyak.
Solusi:
Atur jadwal makan lebih teratur dan jangan melewatkan sarapan.
5. Makanan Tidak Seimbang
Penjelasan:
Protein, lemak sehat, dan serat membantu rasa kenyang lebih lama. Jika makanan hanya tinggi karbohidrat sederhana, Anda akan cepat lapar kembali.
Solusi:
Pastikan makanan mengandung kombinasi protein, serat, dan lemak sehat.
6. Lapar karena “Keinginan Rasa” (Taste Hunger)
Penjelasan:
Kadang rasa lapar muncul karena makanan tidak memuaskan secara rasa, bukan karena tubuh membutuhkan energi.
Solusi:
Pilih makanan yang tidak hanya sehat tetapi juga enak dan memuaskan secara rasa.
7. Stres atau Emosi Negatif
Penjelasan:
Stres, bosan, atau emosi lain dapat memicu keinginan makan meskipun tubuh tidak lapar secara fisik.
Solusi:
Alih-alih menahan diri secara ketat, cari alternatif yang tetap memuaskan, seperti camilan sehat yang Anda sukai.
Terakhir, jika masalah ini terus berlanjut, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan ahli gizi untuk mendapatkan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
(*)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.