Siapa yang Perlu Vaksin Campak Dewasa? Ini Kelompok Prioritas dan Aturan Dosisnya
Berikut adalah kelompok dewasa yang dianjurkan melakukan vaksinasi campak.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Anita K Wardhani
Ringkasan Berita:
- Izin penggunaan vaksin campak atau Measles-Rubella (MR) diperluas untuk dewasa.
- Langkah ini diambil untuk menekan risiko penularan di masyarakat, terutama pada kelompok rentan.
- Berikut adalah kelompok dewasa yang dianjurkan melakukan vaksinasi campak.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah melalui BPOM RI baru saja memperluas izin penggunaan vaksin campak atau Measles-Rubella (MR) besutan Bio Farma untuk dewasa.
Sebelumnya, vaksin campak hanya diberikan pada anak pada imunisasi dasar usia 9 bulan, 18 bulan, dan booster SD.
Baca juga: Wamenkes: Semua Dokter Internship di Seluruh Indonesia Dapat Vaksinasi Campak
Langkah ini diambil untuk menekan risiko penularan di masyarakat, terutama pada kelompok rentan.
Berikut adalah kelompok dewasa yang dianjurkan melakukan vaksinasi campak:
Merujuk pada Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) secara umum, ada dua kelompok utama yang menjadi prioritas:
1. Kelompok rentan terinfeksi dan berisiko mengalami sakit berat
Kelompok ini mencakup individu dengan kondisi kesehatan tertentu yang membuat mereka lebih mudah tertular dan mengalami komplikasi, seperti: penderita penyakit komorbid (diabetes melitus, hipertensi, penyakit autoimun), pasien HIV, lansia serta individu dengan daya tahan tubuh lemah (immunocompromised)
2. Kelompok yang berpotensi menularkan ke kelompok rentan
Kelompok ini memiliki risiko menjadi perantara penularan, antara lain tenaga kesehatan (dokter, perawat, tenaga medis lainnya), pendamping lansia, pengasuh atau caregiver pasien dengan imunitas rendah.
Baca juga: Izin Vaksin Campak Dewasa Terbit, Kemenkes Sasar Puluhan Ribu Nakes dan Dokter Internship
Selain itu, vaksinasi juga dianjurkan bagi Pelaku perjalanan internasional (international traveler) serta individu yang memiliki kontak erat (close contact) dengan pasien campak.
3. Program Pemerintah Prioritaskan Nakes
Kementerian Kesehatan memprioritaskan vaksinasi campak dewasa pada tenaga medis dan tenaga kesehatan, termasuk dokter internship.
Program ini menyasar puluhan ribu tenaga medis, ratusan ribu tenaga kesehatan di 14 provinsi dengan kasus campak tertinggi serta lebih dari 28 ribu dokter umum dan dokter gigi yang sedang menjalani internship
4. Vaksinasi untuk Wanita Usia Subur
Wanita usia subur disarankan melengkapi status imunisasi sebelum merencanakan kehamilan serta melakukan vaksinasi jika belum pernah atau tidak yakin dengan riwayat imunisasi sebelumnya
Hal ini penting untuk melindungi ibu dan calon bayi dari risiko infeksi yang berbahaya.
Ketentuan Dosis Vaksin Campak untuk Dewasa
Kemenkes menyatakan, pemberian vaksin campak pada orang dewasa disesuaikan dengan riwayat imunisasi sebelumnya.
Jika sudah menerima 2 dosis maka tidak perlu vaksin tambahan.
Baru menerima 1 dosis bisa diberikan 1 dosis tambahan serta bagi yang belum pernah vaksin diberikan 2 dosis dengan interval minimal 28 hari. Adapun dosis vaksin yang diberikan adalah 0,5 ml melalui suntikan subkutan (di bawah kulit).
Baca tanpa iklan