Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pergelaran Wayang Orang Putri Extravaganza “Kalimasada Murca”

Sahabat Pecinta Wayang Orang (SPWO) kembali akan mengelar pergelaran Wayang Orang Putri pada 21 Maret 2020 mendatang di Semarang

Pergelaran Wayang Orang Putri Extravaganza “Kalimasada Murca”
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Berhasil meraih sukses pada pergelaran kolaborasi Wayang Orang Putri di Gedung Kesenian Jakarta. Sahabat Pecinta Wayang Orang (SPWO) kembali akan mengelar pergelaran Wayang Orang Putri pada 21 Maret 2020 mendatang di Semarang dengan lakon Kalimasada Murca. Pagelalaran Wayang Orang Putri ini nanti semua dari penari tokoh seperti, Bima, Prabu Bumiloka, Butha, Cakil, Janoko, Kresno dan lain sebagainya dimainkan oleh seorang wanita. 
Pergelaran Wayang Orang Putri Extravaganza “Kalimasada Murca”
Pergelaran Wayang Orang Putri Extravaganza “Kalimasada Murca” (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sahabat Pecinta Wayang Orang (SPWO) kembali akan mengelar pergelaran Wayang Orang Putri pada 21 Maret 2020 mendatang di Semarang. Seni tradisi wayang orang putri telah bertahun-tahun menjadi concern SPWO supaya lebih dikenal dan diminati masyarakat luas. Pada Maret 2019 silam, pertunjukan lakon “Kalimasada Murca” berhasil  meraih sukses pada pergelaran kolaborasi Wayang Orang Putri di Gedung Kesenian Jakarta. Tak hanya itu, empat bulan setelahnya pagelaran kembali dihadirkan di kota Bandung dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara, Juli 2019 silam.

Pada tahun ini SPWO berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, akan menampilkan Pergelaran Wayang Putri Extravaganza “Kalimasada Murca”. Kegiatan yang menjadi rangkaian HUT Kota Semarang yang ke-472 ini akan menampilkan 60 orang penari dan 15 pangrawit, serta bintang tamu special yang semuanya perempuan.

Pergelaran Wayang Orang Putri Extravaganza “Kalimasada Murca”
Pergelaran Wayang Orang Putri Extravaganza “Kalimasada Murca” (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

“Melihat antusiasme dan sambutan baik penonton di Jakarta dan Bandung sebelumnya, kami  berkeinginan membawa pergelaran serupa ke beberapa provinsi di Indonesia. Guna memperkenalkan  seni budaya wayang orang sehingga bisa menjadi populer di kalangan masyarakat. Dan tahun ini Kota Semarang yang menjadi target kami untuk mendekatkan diri kepada generasi baru. Memperkenalkan kembali dan melestasrikan kesenian wayang orang, ” ujar KRAy. Hendrayani, selaku ketua pergelaran.

“Kalimasada Murca” sendiri berarti hilangnya pusaka pandawa Kalimasada. Kisah ini cukup populer dikalangan pecinta wayang orang. Filosofi ketangguhan para tokoh dalam lakon cerita Kalimasada Murca inilah yang menjadi inspirasi bagi Sahabat Pecinta Wayang Orang untuk terus menanamkan rasa cinta tanah air dan perjuangan bagi persatuan bangsa.

Pergelaran Wayang Orang Putri Extravaganza “Kalimasada Murca”
Pergelaran Wayang Orang Putri Extravaganza “Kalimasada Murca” (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Yang unik dan berbeda dari Paguyuban Wayang Orang yang sudah ada, SPWO lebih mengkhususkan diri pada Wayang Orang Putri. Jadi seluruh penarinya adalah perempuan, demikian pula dengan para pemeran karakter wayang laki-laki seperti, Bima, Prabu Bumiloka, Butha, Cakil, Janoko, Kresno dan lain sebagainya. Semua diperankan oleh perempuan. Hal ini sebagai bentuk pelestarian seni tradisi lintas gender yang belakangan mulai kurang populer.

“Dari para perempuan ini, kami harapkan cinta budaya tradisi kemudian akan menular kepada para generasi muda, kaum milenial, yang semestinya masih memiliki semangat dan energi yang lebih besar daripada kami, kaum ibu,” imbuh KRAy. Hendrayani.

Pergelaran Wayang Orang Putri Extravaganza “Kalimasada Murca”
Pergelaran Wayang Orang Putri Extravaganza “Kalimasada Murca” (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Pergelaran ini adalah wujud cinta SPWO  dengan seni tradisi khusnya seni tari,  diharapkan pergelaran Kalimasada Murca dapat memikat milenial dan menjadi tontonan segar, menghibur dan menarik untuk masyarakat kota Semarang.

Tidak hanya pergelaran wayang orang putri, nantinya dalam rangkaian acara ini juga akan menghadirkan wayang orang on the street, bincang budaya tradisi wayang orang, pameran & lomba fotografi wayang orang, serta bazaar produk seni & kuliner.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: FX Ismanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas