Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menaker Ida Imbau Para Pekerja Migran Indonesia Jangan Mudik Dulu

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta para PMI yang sedang bekerja di luar negeri agar menunda rencana kepulangannya ke tanah air

Menaker Ida Imbau Para Pekerja Migran Indonesia Jangan Mudik Dulu
Humas Kemnaker
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta para pekerja migran Indonesia (PMI) yang sedang bekerja di luar negeri agar menunda rencana cuti, mudik dan kepulangannya ke tanah air pada masa pandemi Covid-19.

Kalaupun terpaksa pulang, para PMI diwajibkan memenuhi standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, kita imbau PMI untuk menunda kepulangannya sampai wadah Corona dapat teratasi. Kepulangan PMI dapat dilakukan bagi PMI yang habis masa kontrak kerjanya, PMI yang habis masa visa kerjanya, dan/atau PMI yang dideportasi," kata Menaker Ida di Jakarta pada Minggu (10/05/2020).

Hal tersebut diungkapkan Menaker Ida saat menjadi narasumber Diskusi Online yang digelar AKU Indonesia bertema "Kebijakan Penempatan dan Pelindungan PMI pada masa Pandemi Covid-19 dan penerapa UU Nomor 18/Tahun 2017 melalui video conference, di Jakarta, Minggu (10/5/2020).

Didampingi Plt. Dirjen Binapenta & PKK Aris Wahyudi dan Direktur PPTKLN Eva Trisiana, Menaker Ida mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan perwakilan RI di negara penempatan dan atase ketenagakerjaan untuk memastikan pelindungan bagi PMI yang bekerja di luar negeri.

Langkah-langkah lain yang dilakukan yakni berkomunikasi dengan pengguna/user (majikan) maupun agen penempatan, agar PMI yang telah habis masa kontrak kerja dapat terus dibantu/fasilitasi untuk tetap tinggal/hidup di negara penempatan.

"Kami juga berkoordinasi agar PMI yang tidak bekerja sebagai akibat kebijakan physical distancing, agar gajinya tetap dibayar dengan mengacu pada aturan yang ditetapkan oleh negara penempatan," katanya.

Jauhi Keramaian

Selama masa pandemi Covid-19, berkordinasi dengan perwakilan RI, Menaker Ida juga mengimbau seluruh PMI di negara tujuan penempatan agar tidak keluar dari tempat tinggal, kecuali dalam keadaan mendesak dan menggunakan masker, dan menjauhi pusat keramaian.

"Kami koordinasi secara teknis dengan labour departmen negara tujuan penempatan untuk memberikan himbauan kepada para pemberi kerja agar PMI menjauhi pusat keramaian dan menggunakan masker apabila akan keluar dari tempat tingga," ujarnya.

Upaya preventif lainnya lanjut Menaker yakni membentuk tim pelaksanaan piket dalam rangka memonitor dan menjawab secara aktif hotline layanan pelindungan WNI, termasuk PMI terkait Covid-19. Termasuk menyampaikan update informasi tentang kondisi PMI di negara penempatan.(*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas