Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Skema Kementan Dalam Menghadapi Krisis Pangan

Kementan menyiapkan skema penanggulangan kemungkinan adanya krisis pangan global seperti yang disampaikan FAO

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Ini Skema Kementan Dalam Menghadapi Krisis Pangan
Humas Kementan
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo 

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan skema penanggulangan kemungkinan adanya krisis pangan global seperti yang disampaikan badan pangan dunia Food and Agriculture Organitation (FAO).

Krisis pangan diprediksi melanda dunia lantaran masih mewabahnya Covid 19.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, skema yang dimaksud adalah melaksanakan gerakan percepatan tanam serentak, kemudian melakukan penyediaan sarana produksi, penyediaan pembiayaan usaha pertanian yang bersumber dari KUR dan bantuan modal usaha bagi petani skala kecil.

"Sasaran kami adalah menumbuhkan peningkatan produksi pangan sekitar 7 persen. Ini perlu diimplementasikan dengan kebijakan-kebijakan yang sudah berjalan," ujar Mentan saat melakukan Press Briefing bersama Menteri Luar Negeri di Jakarta, Kamis, (4/6).

Menurut Mentan SYL, ada 11 bahan pangan pokok yang mendapat perhatian khusus pemerintah. Sebelas itu antara lain padi beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula, dan minyak goreng.

Dalam menjalankan semua kebijakan tersebut, menurutnya, pemerintah sudah melaksanakan tiga fase pembangunan.

Fase pertama, berupa agenda jangka pendek, agenda jangka menengah dan fase ketiga adalah menjalankan agenda jangka panjang.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kebijakan dan program tersebut bersifat antisipatif, akseleratif, dan fokus pada penanganan gangguan akibat pandemi Covid-19, namun masih dalam koridor kebijakan dan program yang telah dirancang dalam Rencana Strategis Kementerian Pertanian," katanya.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian sudah menjakan berbagai kebijakan dan program peningkatan produksi sesuai Visi Pertanian tahun 2020-2024.

Visi tersebut diantaranya mewujudkan Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern berdasarkan asas Gotong Royong.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas