Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kemenhub Terbitkan Aturan Perjalanan dari Luar Negeri dengan Transportasi Laut di Masa PPKM Darurat

Surat Edaran (SE) Nomor. SE. 48 Tahun 2021 mengatur para pelaku perjalanan dari luar negeri dengan transportasi laut pada masa pandemi.

Kemenhub Terbitkan Aturan Perjalanan dari Luar Negeri dengan Transportasi Laut di Masa PPKM Darurat
Kemenhub
Pemberlakuan Surat Edaran (SE) Nomor. SE. 48 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dari Luar Negeri dengan transportasi laut pada masa pandemi Covid-19 ini mulai berlaku efektif sejak tanggal 6 Juli 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan dan akan dievaluasi sesuai kebutuhan. 

TRIBUNNEWS.COM - Guna menindaklanjuti Addendum Surat Edaran Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nomor. 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada masa Pandemi Covid-19, Kementerian Perhubungan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor. SE. 48 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dari Luar Negeri dengan transportasi laut pada masa pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H Purnomo mengatakan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Nomor. SE. 48 Tahun 2021 ini dimaksudkan untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat terhadap pelaku perjalanan dari luar negeri yang menggunakan moda transportasi laut di pelabuhan pada masa pandemi Covid-19.

“Selain itu, juga untuk mencegah terjadinya peningkatan persebaran Covid-19 termasuk varian virus SARS-CoV-2 dan SARS-CoV-2 Baru yang telah bermutasi menjadi varian alpha, varian beta, varian delta dan varian gamma di berbagai dunia termasuk Indonesia, serta potensi berkembangnya virus SARS-CoV-2 varian baru lainnya” kata Dirjen Agus di Jakarta, Rabu (7/7/2021)

Dirjen Agus kemudian menjelaskan bahwa pemberlakuan Surat Edaran Menteri Perhubungan ini mulai berlaku efektif sejak tanggal 6 Juli 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan dan akan dievaluasi sesuai kebutuhan. Untuk itu, Agus berharap agar masyarakat khususnya yang melakukan perjalanan dari luar negeri bisa mematuhi dan menjalankan aturan ini sebaik-baiknya serta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Tentunya pemerintah berharap dengan dikeluarkannya aturan ini masyarakat khususnya yang melakukan perjalanan dari luar negeri dapat memahami dan menjalankan aturan ini terutama pada masa PPKM Darurat mengingat saat ini kondisinya sangat membahayakan. Sayangi keluarga kita, agar tetap aman dan terhindar dari Covid-19. Butuh kesadaran dan kerja sama semua pihak untuk mencegah penularan covid-19 baru agar tidak menyebar di wilayah Indonesia,” kata Agus.

Dirjen Agus Purnomo juga menjelaskan bahwa secara umum ketentuan yang diatur dalam SE Menteri Perhubungan Nomor. SE. 48 Tahun 2021 antara lain adalah sebagai berikut:

1. Pelaku perjalanan dari luar negeri harus memenuhi ketentuan:

a. Pelaku perjalanan luar negeri merupakan penumpang yang melakukan perjalanan orang dari luar negeri pada 14 (empat belas) hari terakhir;

b. Pelaku perjalanan dari luar negeri yang berstatus WNI diijinkan memasuki Indonesia;

c. Pelaku perjalanan dari luar negeri yang berstatus WNA dilarang masuk ke Indonesia baik kedatangan secara langsung di pelabuhan perbatasan atau kelanjutan antarmoda menuju pelabuhan domestik, kecuali mematuhi kriteria sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor. 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru dan sesuai skema perjanjian bilateral Travel Corridor Arrangement (TCA), dan/atau mendapatkan pertimbangan/izin khusus secara tertulis dari Kementerian/Lembaga.

d. Seluruh penumpang WNI, dan WNA dari luar negeri harus tetap mengikuti ketentuan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas