TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kemenhub Terbitkan Aturan Perjalanan dari Luar Negeri dengan Transportasi Laut di Masa PPKM Darurat

Surat Edaran (SE) Nomor. SE. 48 Tahun 2021 mengatur para pelaku perjalanan dari luar negeri dengan transportasi laut pada masa pandemi.

Kemenhub Terbitkan Aturan Perjalanan dari Luar Negeri dengan Transportasi Laut di Masa PPKM Darurat
Kemenhub
Pemberlakuan Surat Edaran (SE) Nomor. SE. 48 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dari Luar Negeri dengan transportasi laut pada masa pandemi Covid-19 ini mulai berlaku efektif sejak tanggal 6 Juli 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan dan akan dievaluasi sesuai kebutuhan. 

e. Seluruh penumpang WNI dan WNA dari luar negeri harus menunjukkan hasil negatif melalui Tes RT-PCR dari negara asal keberangkatan yang pengambilan sampelnya dilakukan dalam waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Internasional Indonesia.

f. Pada saat kedatangan di pelabuhan debarkasi dan/atau pelabuhan embarkasi, dilakukan tes ulang RT-PCR bagi penumpang WNI dan WNA dari luar negeri dan diwajibkan menjalani karantina selama 8 (delapan) hari.

2. Pelaku perjalanan dari luar negeri sebagai awak kapal laut merupakan Keyworker dalam pandemi Covid-19, sesuai SE Dirjen Hubla No. 43 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pergantian dan Pemulangan Awak Kapal serta pelayanan jasa kepelabuhanan selama pandemi Covid-19 harus memenuhi ketentuan tambahan, yaitu:

a. Awak kapal dari kapal niaga baik WNI ataupun WNA yang memasuki wilayah pelabuhan di Indonesia dari luar negeri tidak diijinkan untuk turun dari kapal kecuali dalam keadaan darurat dan mendesak serta awak kapal yang melakukan pergantian dan pemulangan awak kapal.

b. Awak kapal yang dalam keadaan kedaruratan dan perlu mendapatkan perawatan di darat dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan seperti yang diterapkan untuk pelaku perjalanan luar setelah berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Daerah.

c. Awal kapal WNA yang akan bergabung ke kapal (sign on) diwajibkan mengikuti protokol kesehatan seperti protokol kesehatan yang diterapkan untuk pelaku perjalanan luar negeri,

d. Awak kapal WNI yang akan bergabung ke kapal (sign on) diwajibkan mengikuti RT-PCR,

e. Awak kapal WNI ataupun WNA yang akan meninggalkan kapal (sign off) diwajibkan mengkuti tes RT-PCR dan menjalani karantina selam 8 hari ditempat karantina yang telah mendapatkan sertifikasi penyelenggaraan akomodasi karantina Covid-19 dari Kementerian Kesehatan atas biaya perusahaan pelayaran. Pada hari ke-7 karantina, maka awak kapal WNI ataupun WNA diwajibkan mengikuti tes ulang RT-PCR sebelum dinyatakan selesai menjalani masa karantina.

3. Pelaku perjalanan luar negeri baik penumpang atau awak kapal, selain memenuhi ketentuan di atas, juga harus memenuhi ketentuan perjalanan:

a. WNI wajib menunjukan kartu atau sertifikasi vaksinasi Covid-19 fisik maupun digital yang menyatakan telah menerima vaksin di luar negeri dosis lengkap sebagai persyaratan memasuki Indonesia;

Halaman
123
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas