Tribun

Menerima Pengurus Daerah IX FKPPI DKI Jakarta, Bamsoet Tegaskan Hindari Pencemaran Ideologi Radikal

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung rencana penyelenggaraan Musyawarah Daerah X (Musda X) Pengurus Daerah IX FKPPI DKI Jakarta.

Editor: Content Writer
zoom-in Menerima Pengurus Daerah IX FKPPI DKI Jakarta, Bamsoet Tegaskan Hindari Pencemaran Ideologi Radikal
Doc. MPR
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo usai menerima Pengurus Daerah FKPPI DKI Jakarta periode 2017-2022 sekaligus panitia Musda X FKPPI DKI Jakarta, di Jakarta, Rabu (28/9/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan TNI Polri (FKPPI)/Kepala Badan Bela Negara FKPPI Bambang Soesatyo mendukung rencana penyelenggaraan Musyawarah Daerah X (Musda X) Pengurus Daerah IX FKPPI DKI Jakarta, yang rencananya akan diselenggarakan pada 15 Oktober 2022 di Hotel Santika, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Penyelenggaraan Musda tidak lain untuk memastikan pergantian kepemimpinan secara berkala, sebagai bagian dari siklus tumbuh kembang organisasi yang sehat, serta menjadi tradisi yang akan terus berulang secara periodik.

"Penyelenggaraan Musda juga memperkuat konsolidasi FKPPI DKI Jakarta di berbagai wilayah cabang. Sehingga senantiasa siap dan siaga bersama Pengurus Pusat FKPPI serta Keluarga Besar FKPPI lainnya dalam membantu pemerintah di berbagai sektor. Misalnya, menjaga ideologi Pancasila dari berbagai serangan ideologi lain yang dapat memecah belah bangsa, hingga menjaga kondusifitas sosial dan ekonomi bangsa," ujar Bamsoet usai menerima Pengurus Daerah FKPPI DKI Jakarta periode 2017-2022 sekaligus panitia Musda X FKPPI DKI Jakarta, di Jakarta, Rabu (28/9/22).

Turut hadir antara lain Ketua FKPPI DKI Jakarta 2017-2022 Arif Bawono, Ketua OC Arif Mansyur, Wakil Ketua OC Bambang Dirgantoro, Sekretaris OC Erick, dan Anggota OC Agam. Hadir pula Ketua SC Darwis Djalil, Sekretaris SC Ade Gumara, Anggota SC Aji Pratama dan Novri.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, selain aktif mengawal ideologi Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, FKPPI DKI Jakarta juga aktif di berbagai kegiatan sosial komunitas. Misalnya dengan membentuk komunitas sanggar budaya, komunitas anak kolong bikers, hingga membentuk komunitas mobil antik klasik.

"Pembentukan berbagai komunitas yang menjadi bagian dari FKPPI DKI Jakarta merupakan langkah yang efektif dan efisien dalam memperluas pengaruh FKPPI di kalangan anak-anak muda. Dengan aktif di komunitas sesuai hobinya, baik di sanggar budaya, motor, ataupun mobil, kalangan muda bisa terhindar dari penyalahgunaan Narkoba hingga terhindar dari pencemaran ideologi radikal," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, secara internal kelembagaan, penyelenggaraan Musda FKPPI DKI Jakarta harus dapat menjadi momentum untuk memperkokoh soliditas dan solidaritas organisasi.

Tidak lupa juga memperdalam internalisasi visi-misi organisasi, serta meningkatkan kapasitas dan kapabilitas organisasi.

"Secara eksternal kelembagaan, penyelenggaraan Musda harus bermuara pada optimalisasi peran dan fungsi organisasi, khususnya sebagai bagian dari subjek pembangunan. Di samping itu, penyelenggaraan Musda juga menjadi sarana penegasan eksistensi organisasi, di tengah pertumbuhan organisasi kemasyarakatan yang berkembang sedemikian pesat," pungkas Bamsoet. (*)

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas