Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

UNESCO Harap Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Forum on The Ethics of Artificial Intelligence 2025

Dalam pertemuan itu Gabriela juga berharap Indonesia bersedia menjadi tuan rumah Global Forum on the Ethics of Artificial Intelligence tahun 2025.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in UNESCO Harap Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Forum on The Ethics of Artificial Intelligence 2025
Biro Humas Kementerian KOMINFO
Pertemuan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi bersama UNESCO dalam agenda Forum WSIS 2024 di Jenewa Swiss. 

TRIBUNNEWS.COM - UNESCO berharap Indonesia bersedia menjadi tuan rumah Global Forum on The Ethics of Artificial Intelligence 2025. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi bersama UNESCO dalam agenda Forum WSIS 2024 di Jenewa Swiss.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kominfo membahas mengenai pentingnya negara berkembang, seperti Indonesia, untuk memperkuat posisinya dalam rantai pasok teknologi digital global, dan bukan hanya sebagai pengikut atau pengguna teknologi saja.

Pemerintah juga mengajak UNESCO untuk bekerja sama dalam memperkuat tata kelola internet yang akuntabel. Di samping itu, Menteri Budi Arie Setiadi kembali mengajak seluruh pihak, termasuk UNESCO untuk memberikan dukungan pada pengembangan talenta digital di tanah air.

UNESCO diwakili oleh Gabriela Ramos, Asisten Direktur Jenderal Bidang Ilmu Sosial dan Kemanusiaan. Gabriela menyambut baik pokok-pokok pertemuan yang disampaikan Budi Arie Setiadi tersebut. Di samping itu, Gabriela menekankan pentingnya posisi Indonesia dalam mengedepankan tata kelola dan etika AI.

Dalam pertemuan itu Gabriela juga berharap Indonesia bersedia menjadi tuan rumah Global Forum on the Ethics of Artificial Intelligence tahun 2025. Lebih dari 70 delegasi negara setingkat Menteri dan unsur penting lainnya telah menghadiri Forum tersebut di Slovania pada Februari 2024. UNESCO memastikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan Forum Global tersebut.

UNESCO juga telah meluncurkan program Readiness Assesment Methodology (RAM) di Indonesia. RAM merupakan instrumen assessment untuk mendukung negara-negara anggota dalam pengembangan AI sesuai prioritas suatu negara.

Dengan memberikan kajian terperinci, RAM akan menghasilkan rekomendasi konkret untuk tata kelola AI di Indonesia. RAM mencakup serangkaian pertanyaan yang dirancang untuk mengumpulkan informasi tentang ekosistem AI suatu negara, antara lain dimensi hukum dan peraturan, sosial dan budaya, ekonomi, ilmu pengetahuan dan pendidikan, serta dimensi teknologi dan infrastruktur.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas