Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wakil Ketua MPR RI Bambang Pacul Wuryanto Tekankan Pentingnya Kompetensi bagi PPATK

Wakil Ketua MPR RI Ir. Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul menyampaikan PPATK harus bisa terus mengikuti perkembangan zaman.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Wakil Ketua MPR RI Bambang Pacul Wuryanto Tekankan Pentingnya Kompetensi bagi PPATK
Dok. MPR RI
RAPAT KERJA PPATK - Wakil Ketua MPR RI, Ir. Bambang Wuryanto, MBA dalam Talkshow START NOW (Strategize, Respond, and Transform) yang diadakan dalam rangka Rapat Kerja PPATK di Aston Sentul Lake Resort & Conference Center Kabupaten Bogor; Kamis, (24/7/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua MPR RI Ir. Bambang Wuryanto, MBA atau Bambang Pacul menyampaikan PPATK harus bisa terus mengikuti perkembangan zaman, khususnya dalam dunia keuangan. 

Para pegawai PPATK juga diingatkan agar tidak ketinggalan terkait isu keuangan Nasional maupun Global. Hal ini menekankan pentingnya peran utama PPATK dalam mendeteksi, menganalisis, dan melaporkan transaksi keuangan.

“Jadi PPATK berada pada kompetensi yang harus dikuatkan secara terus menerus. Dikau punya alam fikir (dalam dunia keuangan), maka setiap hari otak harus diisi input-input tentang keuangan, soal transaksi keuangan,” kata Bambang Wuryanto dalam Talkshow START NOW (Strategize, Respond, and Transform) yang diadakan dalam rangka Rapat Kerja PPATK di Aston Sentul Lake Resort & Conference Center Kabupaten Bogor; Kamis, (24/7/2025).

Talkshow tersebut merupakan salah satu rangkaian acara Rapat Kerja PPATK yang dihadiri para pejabat dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana.

Bambang Pacul sapaan akrabnya menyebut, bahwa PPATK adalah lembaga yang mengandalkan kompetensi. Sehingga ke depan PPATK bisa menjadi institusi masa depan yang cerah.

Dalam perkembangan keuangan yang semakin maju dan canggih, Bambang Pacul menyoroti pentingnya PPATK untuk memiliki landasan hukum yang lebih kuat dalam menghadapi kemajuan sistem keuangan. 

“PPATK dikeluarkan undang-undangnya dulu dalam rangka untuk melihat transaksi yang mencurigakan, biar bisa diperiksa KPK atau lembaga lainnya,” ucap Bambang Pacul. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kesempatan itu untuk meningkatkan semangat juang dalam bekerja, Bambang Pacul menyampaikan salah satu Mentalitet "Korea-Korea". 

“Mentalitet Korea-Korea itu respons dikau punya alam fikir terhadap situasi eksternal, respons internal fikirmu terhadap situasi eksternal, kemudian ada keputusan dan ada keyakinan terhadap keputusan itu dengan keberanian dan dengan kemantapan penuh. Jadi tidak ingah-ingih (ambigu),” jelasnya.

Baca juga: MPR Buka Suara soal Surat Usulan Pemakzulan Gibran dari Purnawirawan TNI: Kalau Penting, Kita Rapat

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas