Atlet Para Bowling Jebolan STPL Kemensos Raih Medali Emas di ASEAN Para Games Thailand 2025
Sahrul Andriansyah yang pernah dididik di STPL Bekasi milik Kemensos bersyukur bisa mengharumkan nama bangsa di level Asia Tenggara.
Editor:
Content Writer
TRIBUNNEWS.COM - Kontingen Indonesia menambah raihan medali emas pada ajang ASEAN Para Games Thailand 2025 melalui cabang para bowling nomor Mixed TPB2 yang dipersembahkan pasangan Martha Susanty dan Sahrul Andriansyah.
Sahrul Andriansyah yang pernah dididik di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi milik Kemensos mengaku bersyukur dan bangga dapat mengharumkan nama bangsa di level Asia Tenggara.
“Senang dan bahagia, ini kan ajangnya sudah tingkat ASEAN. Jadi memang bangga membawa nama Indonesia,” kata Sahrul saat dihubungi dari Bangkok, Thailand, Minggu (25/1/2026).
Sahrul mengungkapkan, raihan emas tersebut terasa semakin bermakna karena sebelumnya ia gagal naik podium pada nomor tunggal akibat cedera dan harus puas finis di peringkat keempat. Kegagalan itu terbayar lunas melalui penampilan solid dan juara di kategori campuran.
Bagi Sahrul, pencapaian ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga, komunitas para bowling Indonesia, teman-teman disabilitas, serta Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi yang pernah membina dirinya sejak remaja.
“STPL secara tidak langsung mendidik dan membangun mental saya. Saya bisa seperti ini karena pernah dibina di STPL. Kalau tidak ada STPL, mungkin saya tidak bisa sampai di titik ini,” ujar Sahrul.
Menurut Sahrul, prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi disabilitas lainnya untuk berani keluar dari zona nyaman dan terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya.
Adapun persiapan Sahrul menuju ASEAN Para Games Thailand 2025 dilakukan selama sekitar dua setengah bulan, mulai November hingga keberangkatan Januari. Latihan intensif tersebut membuahkan hasil maksimal di partai puncak.
Baca juga: Longsor di Bandung Barat, Kemensos Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Terdampak
Setelah ajang ASEAN Para Games Thailand 2025, Sahrul dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 28 Januari 2026. Ia berpeluang kembali memperkuat tim nasional apabila mendapat panggilan untuk agenda internasional berikutnya, termasuk rencana kejuaraan di Jepang.
Sahrul Andriansyah merupakan penyandang disabilitas netra yang memiliki perjalanan hidup penuh ketekunan. Pada 2005-2010 dia pernah menjadi penerima manfaat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi milik Kemensos dan mengikuti program vokasional terapis pijat (Shiatsu). Keterampilan tersebut mengantarkannya bekerja sebagai terapis pijat secara mandiri.
Pada 10 Februari 2023, Sahrul tercatat sebagai penghuni rumah susun STPL hingga akhirnya melakukan terminasi mandiri pada Agustus 2025. Selain berprofesi sebagai terapis pijat, ia juga memiliki bakat di bidang seni dan olahraga. Di bidang musik, Sahrul tergabung dalam grup band bersama rekan-rekan disabilitas netra dan berperan sebagai penggebuk drum, serta kerap tampil di berbagai acara.
Di bidang olahraga, Sahrul menekuni cabang para bowling secara konsisten. Prestasi nasional terakhirnya diraih pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024 di Solo, Jawa Tengah, dengan perolehan medali emas kategori TPB2 Single Putra.