Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gus Ipul Puji Trenggalek, Aktif Dukung Program Prioritas Presiden dari Data hingga Sekolah Rakyat

Gus Ipul apresiasi Trenggalek yang aktif mutakhirkan data dan dukung pembangunan sekolah rakyat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Gus Ipul Puji Trenggalek, Aktif Dukung Program Prioritas Presiden dari Data hingga Sekolah Rakyat
Dok. Kemensos
PROGRAM PRIORITAS PRESIDEN - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (kanan) saat menyampaikan sambutan dalam acara Kolaborasi Program Prioritas Presiden di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (29/3/2026) 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengapresiasi Kabupaten Trenggalek yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, mulai dari pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) hingga pembangunan sekolah rakyat rintisan ataupun permanen.

Apresiasi itu disampaikan Gus Ipul dalam acara Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi di Pendopo Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (29/3/2026).

"Saya berterima kasih karena Kabupaten Trenggalek termasuk yang sangat peduli terhadap data. Sudah ada mekanisme yang dibuat, sudah ada upaya-upaya yang nyata dalam menghadirkan data yang akurat. Namun, memang kita masih perlu mempertajam supaya datanya sama, baik yang pusat, provinsi, maupun daerah," ujar Gus Ipul dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Minggu.

Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 696 orang, terdiri dari kepala desa, operator data desa, pilar-pilar sosial, serta orang tua, siswa, guru, dan tenaga kependidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 50 Trenggalek.

Kedatangan Gus Ipul disambut berbagai penampilan dari siswa SRT 50 Trenggalek dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), mulai dari drama, pidato tiga bahasa yakni Arab, Inggris, dan Jepang, paduan suara, hingga pembacaan puisi.

Baca juga: Ke Pasuruan, Gus Ipul Nikmati Indahnya Malam di Bawah Payung Madinah

Salah satu yang tampil adalah Fadhilla Anggraini Nur Hidayah, siswa yang awalnya kurang percaya diri sejak pertama masuk sekolah rakyat. Namun, pada kesempatan itu, Fadhilla membuktikan kemampuannya dengan membacakan puisi di hadapan ratusan hadirin.

"Tadi baca puisinya bagus sekali," kata Gus Ipul.

Rekomendasi Untuk Anda

Gus Ipul menyebut Fadhilla sebagai contoh nyata bagaimana data yang akurat dapat menjangkau mereka yang selama ini luput dari proses pembangunan atau yang ia sebut sebagai the invisible people.

Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek untuk terus melakukan pemutakhiran data agar seluruh program prioritas Presiden, khususnya dalam pengentasan kemiskinan, dapat diberikan kepada yang benar-benar berhak.

"Presiden menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN. Jadi tidak ada lagi lembaga selain BPS yang mengelola data. Kami dari Kemensos tugasnya membantu pemutakhiran. Saya bersama Pak Bupati ingin melakukan langkah yang sistematis dan terkoordinasi dalam rangka pemutakhiran ini," jelas Gus Ipul.

Trenggalek juga menjadi salah satu kabupaten yang aktif mengusulkan pembangunan sekolah rakyat, mulai dari sekolah rintisan SRT 50 Trenggalek hingga pembangunan sekolah rakyat permanen yang kini sedang berjalan.

Baca juga: Jelang Muktamar NU, Gus Ipul Sowan dan Minta Doa Restu KH Afifuddin Muhadjir

"Sekarang sudah menjadi salah satu dari 104 titik yang dibangun pada tahap pertama. Ini tahap pertama sudah dalam proses semua, termasuk salah satunya Kabupaten Trenggalek," ucap Gus Ipul.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menjelaskan bahwa sejak 2016, Trenggalek telah memiliki program Posko Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (GERTAK) yang salah satu fokus utamanya adalah pemutakhiran data kemiskinan secara berkelanjutan.

"Sekarang PR-nya bagaimana data itu bisa terintegrasi dengan pusat melalui BPS. Kita sudah berbicara dengan BPS. Kalau perlu salah satu petugas BPS yang mengurusi masalah itu kita tempatkan di Posko GERTAK, agar sistemnya langsung inline," kata Arifin.

Arifin juga menyampaikan bahwa program-program Kemensos kini sudah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Trenggalek, salah satunya melalui kehadiran sekolah rakyat.

Baca juga: Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat di Curug, Gus Ipul Soroti Potensi Rintisan hingga Permanen

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas