Yane Ardian Puji Komitmen Lampung Selatan Tangani Anak Zero Dose
Yane Ardian mengapresiasi komitmen Lampung Selatan dalam penanganan zero dose dengan capaian imunisasi mencapai 92 persen.
Editor:
Content Writer
TRIBUNNEWS.COM - Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Yane Ardian Bima Arya mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menangani zero dose atau anak yang belum pernah menerima imunisasi dasar lengkap.
Menurut Yane, kesehatan anak menjadi fondasi penting bagi masa depan bangsa sehingga imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan paling efektif untuk melindungi anak dari berbagai penyakit.
“Pemerintah menaruh perhatian besar pada hal ini dengan menargetkan percepatan penurunan jumlah anak zero dose agar tidak ada satu pun anak yang tertinggal dari hak dasar kesehatannya,” kata Yane dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Imunisasi Zero Dose, Selasa (12/5/2026).
Ia mengungkapkan, berdasarkan data per 11 Mei 2026, capaian imunisasi zero dose di Kabupaten Lampung Selatan telah menjangkau 4.384 anak dari target 4.967 anak atau sekitar 88,2 persen.
Baca juga: Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi demi Generasi Sehat
Namun, berdasarkan pemutakhiran data terbaru, capaian tersebut meningkat menjadi 92 persen.
“Terima kasih atas kerja samanya, kerja kerasnya, kerja cepatnya, dalam waktu satu setengah bulan atau lima minggu, Lampung Selatan bisa mencapai 92 persen. Jadi semoga terus dilanjutkan,” ujarnya.
Menurutnya, program zero dose di Lampung Selatan diharapkan mampu mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kualitas layanan dasar masyarakat secara konsisten.
Karena itu, Lampung Selatan didorong menjadi contoh pelaksanaan penanganan zero dose di Indonesia.
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta memastikan edukasi mengenai pentingnya imunisasi benar-benar menjangkau keluarga yang membutuhkan.
Yane meminta pemerintah daerah mengidentifikasi berbagai kendala yang menyebabkan sebagian keluarga masih menunda pemberian imunisasi kepada anak.
Hasil monitoring tersebut nantinya akan menjadi bahan masukan bagi Kementerian Kesehatan dan para pemangku kepentingan terkait.
“Saya percaya jika semua unsur bergerak bersama pemerintah di daerah, tenaga kesehatan, kader PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen yang ada, maka capaian ini akan segera meningkat. Kita harus memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal. Karena satu anak yang terlindungi, berarti satu masa depan anak terselamatkan,” tandasnya.
Kegiatan monitoring pelaksanaan imunisasi zero dose tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Reni Apriyani, serta jajaran pengurus TP PKK pusat dan daerah lainnya.
Baca juga: Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
Baca tanpa iklan