Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemprov DKI Kelola PDS H.B. Jassin, Bukti Serius Jaga Karya Sastra

Melihat ke belakang, tepatnya Mei 2017, Anies Baswedan pernah mengungkapkan bahwa Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) H.B. Jassin merupakan harta karun yan

Pemprov DKI Kelola PDS H.B. Jassin, Bukti Serius Jaga Karya Sastra
Pemprov DKI Jakarta
Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Melihat ke belakang, tepatnya Mei 2017, Anies Baswedan pernah mengungkapkan bahwa Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) H.B. Jassin merupakan harta karun yang luar biasa dalam sejarah kesusastraan Indonesia, melansir Kompas.com.

“PDS H.B. Jassin satu harta karun yang luar biasa di tempat ini. Kita menemukan karya sastra yang dirawat dengan baik dan memiliki nilai historis yang luar biasa,” kata Anies Baswedan.

Nyatanya, Anies pun tidak main-main soal pernyataan kagumnya terhadap PDS H.B. Jassin. Berbarengan dengan itu, Ia kemudian menunjukkan kesungguhannya untuk mengelola PDS H.B. Jassin untuk jadi tempat yang lebih baik.

Hal ini dibuktikan melalui terobosan Pemprov DKI Jakarta. Sejak 2018, per tanggal 24 Januari, Pemprov DKI Jakarta di bawah pemerintahan Gubernur Anies Baswedan, menandatangani pelimpahan pengelolaan PDS H.B. Jassin kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta.

Ini berarti peran baru bagi Dispusip Provinsi DKI Jakarta sebagai pengelola sumber daya manusia dan khazanah kesusastraan yang sebelumnya dikelola Yayasan H.B. Jassin.

Hingga saat ini, tercatat jumlah koleksi PDS H.B. Jassin sebanyak 134.177 judul dan 165.214 eksemplar, dan masih dirujuk sebagai pusat pengarsipan paling bersejarah di Indonesia.

Baca: Pojok Baca di Stasiun MRT, Penumpang Bisa Baca Sambil OTW Ngantor!

Dispusip Provinsi DKI Jakarta bahkan tengah berupaya melakukan pengadaan satu unit alat alih media untuk mendigitalisasi koleksi-koleksi di PDS H.B. Jassin. Alih media dari kertas menjadi digital ini bertujuan agar pencinta sastra bisa menikmati karya tanpa harus bersentuhan langsung dengan koleksi tertulis. Hal ini merupakan langkah modern Dispusip Provinsi DKI Jakarta untuk menjaga koleksi PDS H.B. Jassin.

Sekilas tentang PDS H.B. Jassin

PDS HB jassin 2
PDS H.B. Jassin tak pernah sepi pengunjung.

PDS H.B. Jassin, yang terletak di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, mulanya adalah koleksi dokumentasi sastra yang dihimpun sastrawan kenamaan, Hans Bague Jassin, pada 1933, sebagaimana hobi H.B. Jassin sendiri adalah mengoleksi karya sastra.

PDS H.B. Jassin kini jadi salah satu pusat dokumentasi terlengkap di dunia yang mengelola koleksi yang terdiri dari buku fiksi-non fiksi, naskah asli para sastrawan, naskah drama, biografi, majalah, rekaman suara, video, foto-foto hingga tulisan asli pengarang.

Yayasan H.B. Jassin dan Pemprov DKI Jakarta berkoordinasi dan berkolaborasi dalam rangka melestarikan PDS H.B. Jassin sebagai upaya untuk merawat warisan sejarah dan budaya dan meningkatkan kecintaan literasi warga Ibu Kota.

Baca: #BacaJakarta, Gebrakan Kreatif Pemprov DKI Giatkan Minat Baca Anak

Sebab, Pemprov DKI yakin bahwa PDS H.B. Jassin menjadi pusat dokumentasi sastra yang dapat digunakan sebagai rujukan mahasiswa maupun peneliti sastra dalam mencari informasi terkait kesusastraan. Kelak, anak-anak DKI Jakarta dapat menyalurkan hobi membacanya di tempat ini.

Salah satu warga DKI Jakarta, Wandha, sepakat dengan langkah bijak yang diambil oleh Pemprov DKI.

“Bisa jadi nilai plus ya. Karena lebih terjamin pendanaan untuk pemeliharaannya, sebab Pemprov yang tanggung jawab. Kalau nunggu donatur yayasan mungkin kita nggak bisa pastiin. Selama Pemprov DKI memang serius ingin memelihara warisan pustaka kita, ya itu akan lebih bagus,” ucap Wandha, yang juga memiliki hobi membaca buku ini.

Lebih lanjut, Ia menyatakan, “Bermanfaat banget, sih. Karena PDS H.B. Jassin itu berfungsi sebagai ruang di mana orang mau riset atau tahu sejarah sastra. Tapi, ada baiknya, Pemprov DKI juga mengadakan program berupa ajakan atau sejenisnya untuk warga, supaya mereka terpikat untuk datang ke PDS H.B. Jassin.” (*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas