Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gema Ormas MKGR Dukung UU Omnibuslaw dan Pemerintah

Manfaat yang akan didapat setelah berlakunya RUU Cipta Kerja ini akan mendorong kemudahan dan mempercepat proses perizinan berusaha

Gema Ormas MKGR Dukung UU Omnibuslaw dan Pemerintah
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
UMKM. 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum Gema MKGR sekaligus pengacara Adrianus Agal menyambut baik diterbitkannya UU Cipta Kerja Omnibus Law, Oktober 2020. Peraturan perundangan ini diyakini dapat menyelesaikan berbagai persoalan ekonomi di Indonesia.

“Saya yakin adanya aturan tersebut dapat menyelesaikan persoalan dibidang ekonomi dan RUU ini akan mengatur peran pemerintah mengeluarkan jaminan asuransi untuk pekerja yang kehilangan pekerjaan. Yang terpenting adalah manfaat yang akan didapat setelah berlakunya RUU Cipta Kerja ini akan mendorong kemudahan dan mempercepat proses perizinan berusaha,” kata Adrianus.

Ia juga menyatakan sektor yang paling terbantu dan diberikan kemudahan adalah UMKM dan  koperasi. “Ini bisa kita lihat mulai dengan kemudahan mendaftar dengan biaya minim, hingga  kemudahan mendapatkan sertifikat halal.” ujarnya.

Harus diakui, menurut Adrianus, di Indonesia saat ini mengalami obesitas regulasi yang menghambat investasi. Lewat UU Cipta Kerja ini diharapkan hambatan itu bisa dihilangkan.

“Misalnya pendirian perusahaan terbuka perorangan, yaitu dengan cukup pendaftaran dan biaya kecil, koperasi juga dipermudah, ini akan menimbulkan gairah investasi yang lebih tinggi,” ucapnya.

Selain itu juga kemudahan dalam sertifikasi halal yang kini bisa diproses melalui perguruan tinggi dan ormas Islam dengan fatwa MUI. “Bahkan biayanya juga ditanggung,” tambahnya.

 Adrianus juga menilai UU Cipta Kerja ini bisa menjadi  legacy pemerintah agar tidak memberatkan rakyat yang ingin berusaha dan banyak hal yang diatur dan disederhanakan dalam RUU Cipta Kerja.

Lebih lanjut Adrianus mengatakan, RUU Cipta Kerja bisa memberi perlindungan bagi masyarakat yang selama ini sudah menggarap lahan di kawasan hutan, mempermudah perizinan bagi nelayan, menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah  dan bank tanah untuk reformasi agraria dan UMKM mendapat kemudahan.

Adrianus juga menegaskan jika Gema MKGR juga mendukung UU Cipta Kerja ini. Ia menyarankan kepada pihak yang berpendapat berbeda atau masih menolak UU itu untuk lebih cermat mempelajarinya. Sebaliknya ia menyayangkan adanya aksi unjuk rasa yang menolak UU Cipta kerja. Mereka yang menolak sebaiknya mengajukan judicial review di Mahkamah Konstitusi saja.

Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas