Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kolaborasi Penataan Stasiun Bantu Cegah Penumpukan Penumpang di Masa Pandemi COVID-19

Pemprov DKI Jakarta melalaui Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta juga menata kawasan stasiun yang turut membantu mencegah penumpukan penumpang

Kolaborasi Penataan Stasiun Bantu Cegah Penumpukan Penumpang di Masa Pandemi COVID-19
Tribunnews/Herudin
Petugas memeriksa suhu tubuh calon penumpang yang akan memasuki Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2020). Tribunnews/Herudin 

Mengingat pelaksanaan kajian dan restrukturisasi membutuhkan waktu yang cukup lama, maka penataan kawasan stasiun dilaksanakan sebagai langkah awal dalam melaksanakan arahan Presiden tersebut.

Penataan Kawasan Stasiun Tahap I telah rampung dengan objek penataan di 4 stasiun, yaitu Stasiun Tanah Abang, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Sudirman, dan Stasiun Juanda. Pengerjaannya tetap dilakukan meski di masa pandemi dengan menerapkan protokol pencegahan COVID-19.

Melihat keberhasilan Penataan Kawasan Stasiun Tahap I, kemudian dilakukan penandatanganan perjanjian, di mana objek penataan berikutnya meliputi 5 stasiun, yaitu Stasiun Tebet, Stasiun Palmerah, Stasiun Gondangdia, Stasiun Manggarai, dan Stasiun Jakarta Kota.

Syafrin turut menjelaskan, berbeda dengan kegiatan pada tahap I yang menggunakan APBD maupun anggaran perseroan, pada kegiatan tahap II ini diusulkan melalui mekanisme pembiayaan dari nilai konversi kewajiban pengembang untuk membangun rumah susun.

"Karena pada tahap II ini dimulai bersamaan dengan merebaknya COVID-19, sehingga penganggaran difokuskan untuk kegiatan pencegahan penyebaran virus," pungkasnya.

Marshalina, salah seorang karyawan swasta di daerah Harmoni, mengatakan bahwa penataan stasiun yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta sangat baik. Secara estetika, stasiun menjadi lebih tertata rapih dan tidak kumuh.

"Selain itu, menyediakan jalur bagi pejalan kaki, jadi nggak crowded," katanya.

Ia yang saban hari menggunakan kereta dari Stasiun Kranji, Bekasi menuju Stasiun Juanda, Jakarta Pusat merasa dimudahkan dengan adanya penataan stasiun.

"Kalau waktunya mepet jam kerja, saya mudah mencari ojek daring atau bajaj. Sudah tertata lokasi-lokasinya gitu, lebih memudahkan kita yang pindah transportasi juga," tuturnya.(*)

Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas