Jenazah Korban Mutilasi Jalani Tes Penunjang
Jenazah korban mutilasi yang kini tengah menjalani autopsi di kamar jenazah RS Cipto Mangunkusumo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jenazah korban mutilasi yang kini tengah menjalani autopsi di kamar jenazah RS Cipto Mangunkusumo, kini tengah menjalani tes penunjang.
Menurut Kabag Pemasaran dan Humas RS Cipto Mangunkusumo, Sulastin tes penunjang merupakan bagian dari rangkaian autopsi.
"Tes penunjang itu merupakan pemeriksaan laboratorium terhadap jenazah tersebut," kata Sulastin ketika dihubungi, Rabu (5/3/2013) siang.
Sulastin menambahkan, sampai saat ini pihaknya belum menyerahkan hasil autopsi kepada polisi.
Nantinya, setelah diautopsi, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke Kepolisian. Namun, Sulastin belum dapat memastikan kapan rangkaian autopsi akan selesai.
Jenazah korban mutilasi yang ditemukan di Tol Cikampek arah Bandung pukul 07.00 WIB pada Selasa (5/3/2013), sampai kini belum diketahui identitasnya.
Namun, ada dugaan, korban mutilasi adalah Ayunda Safitri (16), keponakan petinju nasional Rahman Kili-Kili yang pernah jadi juara kelas bantam super pada 2002.
Namun, Rahman sendiri sudah meninggal pada tahun 2007 dengan cara gantung diri.
Baca tanpa iklan