Bamsoet: Etika Merupakan Basis Fundamental dalam Terbentuknya Suatu Bangsa
Etika merupakan basis fundamental dalam proses terbentuknya suatu bangsa, dan merupakan suasana kerokhanian bagi bangsa tersebut
Penulis:
Seno Tri Sulistiyono
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menggelar Konferensi Nasional II Etika Kehidupan Berbangsa di gedung Nusantara IV, komplek MPR/DPR, Jakarta, Rabu (11/11/2020).
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, konferensi ini diadakan untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi penegakan etika kehidupan berbangsa, khususnya dalam bidang etika politik, pemerintahan, dan penegakan hukum yang berkeadilan.
"Etika merupakan basis fundamental dalam proses terbentuknya suatu bangsa, dan merupakan suasana kerokhanian bagi bangsa tersebut, dalam kehidupan kebangsaan dan kenegaraan," tutur Bamsoet.
Selain itu, kata Bamsoet, etika berbangsa juga merupakan pondasi bagi kelangsungan hidup bangsa, karena ketika etika berbangsa runtuh, maka akan membawa akibat runtuhnya bangsa itu sendiri.
Baca juga: MPR Ungkap Tujuan Digelarnya Konferensi Nasional Etika Kehidupan Berbangsa
"Dalam hubungan ini, maka MPR melalui Ketetapan MPR Nomor VI Tahun 2001, meletakkan basis etika dalam kehidupan kebangsaan dan kenegaraan, agar terwujud tujuan kehidupan berbangsa dan bernegara sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945," papar Bamsoet.
Konferensi Nasional II Etika Kehidupan Berbangsa yang diselenggarakan MPR, bekerjasama dengan Komisi Yudisial dan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilihan Umum (DKPP).
Baca tanpa iklan