Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tidak Ada Produk Snickers Di DIY yang Terkontaminasi Plastik

Dari 13 sarana yang dilakukan pengecekan di empat distributir dan sembilan swalayan tidak ditemukan produk dari Netherland dengan batch tertentu

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Khaerur Reza
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Tidak Ada Produk Snickers Di DIY yang Terkontaminasi Plastik
Tribun Jogja/ Khaerur Reza
Plh Kepala BPOM Dwi Fitri Hatmoko menunjukkan kemasan snickers produksi china, produk ini yang beredar di Indonesia dan tidak terkontaminasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA  - Sehubungan beredarnya informasi penarikan produk coklat merk snickers yang diproduksi oleh Mars Nederland dari pasaran akibat terkontaminasi plastik, BPOM Yogyakarta memastikan produk sejenis tidak beredar di Yogyakarta.

Hal tersebut didapat usai BPOM melakukan penelusuran secara langsung ke beberapa sarana yang ada di Yogyakarta, Bantul dan Sleman.

"Kami BPOM Jogja telah melakukan penelusuran terjun ke lapangan dan kami sampaikan bahwa tidak ditemukan produk coklat tersebut dengan batch tertentu di ebebrapa distributor, agen, supermarket serta swalayan," jelas Plh Kepala BPOM Yogyakarta, Dwi Fitri Hatmoko dalam jumpa pers di Kantor BPOM Yogyakarta Tegalrejo Yogyakarta Rabu (2/3/2016).

Dari 13 sarana yang dilakukan pengecekan di empat distributir dan sembilan  swalayan tidak ditemukan produk dari Netherland dengan batch tertentu.

Lebih lanjut dia menjelaskan produk yang ditarik adalah produk yang diproduksi pada tanggal 5 Desember 2015 - 18 Januari 2016 di pabrik Mars Nederland BV yang ada di Belanda, sementara yang ada di Indonesia adalah produksi dari pebrik yang ada di Tiongkok.

BPOM juga mengatakan telah menerima informasi dari Infosan (The Internatiobal Food Safety Authorities Network) pada tanggal 27 Februari 2016 bahwa produk yang ditarik hanya batch tertentu yang tidak masuk di Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sebagai perlindungan kepada masyarakat, BPOM akan terus melakukan pengawasan  kemungkinan beredarnya produk yang tidak memenuhi syarat," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas