Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Pernah Mati Rasa, Dul Jaelani Bisa Bangkit karena Tak Mau Cengeng

Dalam film tersebut, Dul Jaelani berperan sebagai anak band, teman dari karakter yang dimainkan oleh Iqbaal Dhiafakhri

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Pernah Mati Rasa, Dul Jaelani Bisa Bangkit karena Tak Mau Cengeng
Wartakotalive/Arie Puji Waluyo
Selain fokus di musik, musisi Dul Jaelani mulai memberanikan diri terjun ke akting membintangi film 'Perayaan Mati Rasa', karya sutradara Umay Shahab yang diproduseri oleh Prilly Latuconsina dan Iqbaal Ramadhan 

Laporan Wartawan Wartakotalive Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain fokus di musik, musisi Dul Jaelani mulai memberanikan diri terjun ke akting dengan menerima tawaran film layar lebar.

Kali ini Dul Jaelani membintangi film Perayaan Mati Rasa, karya sutradara Umay Shahab yang diproduseri oleh Prilly Latuconsina dan Iqbaal Ramadhan.

Dalam film tersebut, Dul Jaelani berperan sebagai anak band, teman dari karakter yang dimainkan oleh Iqbaal Dhiafakhri.

"Main film merupakan hal yang seru, aku jadi eksplor, belajar banyak terutama menghargai, kesabaran, ketidak egoisan," kata Dul Jaelani ketika ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, belum lama ini.

"Makanya aku selalu salut sama aktor-aktor. Aku sebelum main film, datang ke premiere itu takjub," tambahnya.

Baca juga: Seperti Kumpul Keluarga, Dul Jaelani Tak Gugup Tampil Bareng Lucky Laki Band

Dul mengaku tak pernah punya mimpi terjun ke dunia akting. Hanya saja ia menerima segala kesempatan bagus di depan matanya, untuk menambah pundi-pundi tabungan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Gak ada mimpi ya main film, karena kadang-kadang apa yang kita kejar malah nggak dapet. Jalani aja," ucap pria berusia 24 tahun tersebut.

Bicara soal mafi rasa, kekasih Tissa Biani ini pernah merasakan hal tersebut. Tentu saja kejadian itu membuat dirinya merasa tidak baik-baik saja.

"Pernah ya, mati rasa itu bagian dari kehidupan jadi kita harus bangkit tiap waktu," ungkapnya.

Kendati demikian, Dul Jaelani menyebutkan kapan dan dalam momentum seperti apa ia mati rasa, yakni ketika dirinya tak bisa jalan. Kondisi seperti itu membuat psikisnya terguncang hingga kena mental.

"Ya tapi itu bagian dari hidup. Apalagi sekarang anak gen z, mental illness, aku nggak pernah sampai situ, tapi that's life gitu, kita harus jadi kuat, jangan cengeng," ujar Dul Jaelani. (ARI).

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas