Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Potensi Wisata Bahari Mulai Digali Pelindo III

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III mulai membidik pengembangan potensi wisata bahari di Indonesia

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Potensi Wisata Bahari Mulai Digali Pelindo III
www.majalahdermaga.co.id
Kapal pesiar merapat di Surabaya 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III mulai membidik pengembangan potensi wisata bahari di Indonesia.

Banyuwangi, Bali, dan Lombok mulai dilirik. Ketiga kawasan itu, dinilai pas untuk mengembangkan potensi wisata bahari di Indonesia.

Ya, Banyuwangi, Bali, dan Lombok memang mempunyai pesona pantai dan panorama laut yang eksotis. Pasir putihnya terhampar luas. Air lautnya jernih sehingga sinar matahari dapat menembus hingga dasar laut.

Belum lagi terumbu karang yang berwarna-warni, ikan-ikan kecil lucu yang “berlari-lari” di antaranya, dan birunya air laut yang membungkus sekeliling Banyuwangi, Bali dan Lombok.

Pesona inilah yang kini mengusik minat PT Pelindo III untuk mengembangkan wisata bahari di tiga wilayah tadi.

”Pariwisata menjadi sektor yang sangat menjanjikan. Karenanya PT Pelindo III melebarkan sayap usaha dengan menggarap sektor pariwisata melalui anak perusahaan, PT Pelindo Properti Indonesia (PPI),” jelas
Dirut PT Pelindo III Djarwo Surjanto, Kamis (21/4).

Untuk awal, PT Pelindo III mengaku sudah memetakan potensi wisata bahari. Bali menjadi wilayah pertama yang dilirik.Namun karena izin di sana belum keluar, akhirnya Pelindo III menyampaikan ide pengembangan wisata bahari kepada Bupati Banyuwangi.

Rekomendasi Untuk Anda

“Ternyata ide kami mendapat sambutan baik,” terangnya.

Alumnus Teknik Sipil ITB lulusan tahun 1977 serta Pascasarjana (S2) jurusan Hydraulic Engineering dari IHE-Delft, Belanda (1980) itu memang tak ingin setengah hati dalam mengembangkan potensi wisata bahari di Indonesia.

PPI yang menjadi anak perusahaan Pelindo III diinstruksikan menggarap proyek pembangunan kawasan wisata bahari yang terintegrasi di Boom Marina Banyuwangi. Hal serupa juga dilakukan di Benoa, Bali, dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.

”Di Labuan Bajo nantinya akan dibangun Komodo Marina. Marina ini akan difungsikan sebagai fasilitas pariwisata maritim di lokasi yang sering dijadikan persinggahan sebelum ke Pulau Komodo,” katanya.

Beragam fasilitas marina tersebut diyakini bisa menyedot yacht lebih banyak. Apalagi, kawasan marina yang dikembangkan terintegrasi dengan wisata bahari yang dilengkapi resort, eco park, maupun fasilitas lain.

Pelebaran sayap usaha Pelindo III itu menurut Djarwo sangat pas. Maklum, belum lama ini pemerintah telah menetapkan sepuluh destinasi prioritas.

Kebetulan, empat destinasi di antaranya bisa diakses melalui pelabuhan yang dikelola Pelindo III. Ada Pelabuhan Tanjung Emas Semarang untuk Candi Borobudur, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Tembaga Probolinggo untuk kawasan Bromo-Tengger-Semeru.

Khusus Tanjung Perak, Pelindo III sudah membangun destinasi wisata bahari modern bernama Surabaya North Quay.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas