Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
Tujuan Terkait

Program Daur Ulang Popok di Tangsel: Limbah Rumah Tangga Diolah Jadi Energi Alternatif

Program edukasi pengolahan popok bekas di wilayah itu telah menghasilkan beragam produk daur ulang seperti pot tanaman, media tanam berbasis gel popok

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Willem Jonata
Editor: willy Widianto
zoom-in Program Daur Ulang Popok di Tangsel: Limbah Rumah Tangga Diolah Jadi Energi Alternatif
HO/IST
EDUKASI LIMBAH - Anggota Perkumpulan Bank Sampah (PERBAS) Tangerang Selatan, mengikuti edukasi pengelolaan limbah rumah tangga. 
Ringkasan Berita:
  • Pemanfaatan teknologi pirolisis untuk mengolah limbah menjadi energi terbarukan
  • Daur ulang melibatkan partisipasi masyarakat
  • Kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat jadi kunci mengatasi permasalahan limbah rumah tangga

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Permasalahan limbah rumah tangga, khususnya popok bekas pakai, mulai menemukan solusi melalui inovasi daur ulang berbasis partisipasi masyarakat. Di Pondok Kacang Barat, Tangerang Selatan, Banten sebuah inisiatif pengolahan popok bekas menjadi produk bernilai guna bahkan hingga menjadi bahan bakar alternatif kini tengah dijalankan.

Baca juga: Selain Pakai Popok Bayi, Pelaku Narkoba di Kawasan Kalipasir Jakpus Juga Gunakan MCK

Inisiatif ini bertujuan mengurangi tumpukan limbah sekaligus mendorong penerapan ekonomi sirkular di tengah masyarakat. Salah satu teknologi yang dimanfaatkan adalah pirolisis, yaitu metode pemanasan material pada suhu tinggi tanpa oksigen untuk memecah struktur bahan. 

Hasil dari proses ini berupa bahan bakar cair yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi alternatif. Selain itu, prosesnya juga menghasilkan gas yang digunakan untuk operasional mesin, serta residu arang yang dapat dimanfaatkan sebagai media tanam untuk urban farming.

Sebelumnya, program edukasi pengolahan popok bekas di wilayah tersebut telah menghasilkan beragam produk daur ulang seperti pot tanaman, media tanam berbasis gel popok, serta pemanfaatan kemasan menjadi barang fungsional.

Pada momentum Hari Pencegahan Polusi Sedunia pada 2 Desember 2025, dilakukan penyerahan resmi mesin pirolisis kepada pihak pengelola daur ulang setempat. Langkah ini dilanjutkan dengan kegiatan edukasi mengenai pembentukan ekosistem pengumpulan dan pengolahan popok bekas di lingkungan RW 04 dan Posyandu sebagai tahap awal implementasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Lurah Pondok Kacang Barat Yunita, Ketua Bidang 4 PERBAS Tangerang Selatan Sri Kusmiati, dan pengelola Kertabumi Recycling Center turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sri Kusmiati menyebut program ini menjadi bentuk nyata edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam mengelola popok bekas yang selama ini dianggap sampah residu.

“Kami berterima kasih karena diberikan bimbingan mengenai cara mengolah popok bekas pakai. Informasinya sangat bermanfaat dan mudah diterapkan. Hasilnya pun dapat kembali menambah nilai bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa(2/12/2025).

Baca juga: Pegadaian Bantu Masjid Salman ITB Wujudkan Daur Ulang Air Hujan dan Wudhu

Masyarakat diundang berperan aktif dengan mempersiapkan popok bekas secara mandiri dari rumah, seperti membersihkan dan mengeringkan terlebih dahulu sebelum membawa ke titik pengumpulan.

Lurah Yunita menilai upaya ini berperan penting dalam mengurangi permasalahan sampah popok di tingkat rumah tangga sekaligus menumbuhkan budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

Sementara itu, Co-founder Kertabumi Recycling Center Santi Novianti menegaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan misi pengurangan dampak lingkungan melalui edukasi dan pengelolaan kreatif limbah.

Inovasi pengolahan popok bekas menjadi energi dan material bermanfaat ini diharapkan menjadi contoh praktik kolaborasi antara komunitas, masyarakat, dan pelaku lingkungan dalam menciptakan solusi berkelanjutan bagi masalah limbah rumah tangga.

Baca juga: Tips Mencegah Iritasi Kulit karena Pemakaian Popok Dewasa

Sumber: Tribunnews.com

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

asia sustainability impact consortium

Follow our mission at sustainabilityimpactconsortium.asia

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas