Menu Tradisional hingga Western Semua Ada
Begitu juga menu nasi ikan asap dari Sei Batang Gadis Tapanuli Selatan, menu dimasak dengan bumbu gulai smoked.
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribun Medan, Fahrizal Fahmi Daulay
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Bicara soal menu Restoran Warisan Tempoe Doeloe, yang beralamat di Jalan Abdullah Lubis No. 48/75 Medan tidak kalah dengan restoran modern. Berbagai jenis menu nusantara ada di sini, mulai dari kuah, sari laut, ikan, beragam gorengan, sampai minuman semuanya ada.
Tamu bisa memilih menu tradisional khas melayu yakni nasi ikan sembam bedagai yakni menu ikan kuring panggan basa dicampur cabe Rajang asam dari tanah Melayu Serdang Bedagai.
Begitu juga menu nasi ikan asap dari Sei Batang Gadis Tapanuli Selatan, menu dimasak dengan bumbu gulai smoked. Disamping itu ada juga menu Senggang Halimah sop dari Sumatera Timur, sop jamur tahu, sampai sop buntut.
Latar belakang kenapa menu dan gallery warisan budaya nusantara yang mendominasi di restoran ini tak lain karena pihaknya ingin memberitahukan bahwa Indonesia itu kaya akan warisan budaya yang harus dilestarikan keberadaannya.
“Saya berharap masyarakat lebih mengenal makanan nusantara, karena bagaimana orang mau mencintai kalau tidak mengenal. Saya ingin orang Indonesia lebih mengenal apa yang kita miliki,” ungkap CEO Resto Cafe and Gallery Warisan Tempoe Doeloe, Poppy Anggreni. Restoran ini direncanakan akan melakukan grand opening pada minggu kedua bulan Januari ini.
Kendati demikian untuk memenuhi permintaan tamu lainnya pihaknya juga menyediakan menu dari Asia dan Western. “Ya, ada juga menu itu, mana tahu ada permintaan,” katanya.
Tidak hanya menu dan suasana khas nusantara, pelayan restoran juga didandani khas Indonesia, terlihat beberapa orang pelayan dan bartender mengenakan pakaian batik dan udeng khas Bali.
Baca tanpa iklan