Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Tenun Ikat Musa Widyatmojo Khas Cita RasaTenun Ikat

KAIN tenun ikat asal NTT kembali diangkat Musa Widyatmojo untuk koleksi terbaru lini 'ready to wear' keduanya bertajuk 'M by Musa'.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Daniel Ngantung

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KAIN tenun ikat asal NTT kembali diangkat Musa Widyatmojo untuk koleksi terbaru lini 'ready to wear' keduanya bertajuk 'M by Musa'. Momen spesial tersebut ditampilkan pada rangkaian Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF), di Hotel Harris, Kelapa Gading, Rabu (23/5/2012)  malam.

Kalau saat Indonesia Fashion Week Februari silam ia hanya menggunakan satu jenis kain tenun ikat khas Ende, kali ini dalam tema "The flobamora indone(she)aku" Musa mengombinasikan kain-kain yang berasal dari 21 daerah di NTT.

Sekitar lebih dari 50 busana berkonsep 'international taste with traditional value' ditampilkan Musa  malam itu.  Warna cerah Motif kain tenun yang asimetris (tak sejajar dengan pola garis-garis tenunnya) dan warna yang cerah terlihat begitu manis dalam busana yang didominasi mini dress bersiluet lurus, rok a-line, shirtdress.

Sesekali kesan retro begitu terasa karena permainan motif tenun dan model mini dress yang roknya bervolume. Paduan motif kain dengan bahan lace dan stocking lace pada beberapa busana juga memberikan efek yang dramatis.  

Uniknya, kain tenun itu juga dipadukan dengan detail dari bordiran bunga anggrek timbul khas Tasikmalaya (Jawa Barat) yang mengambil selendang sulam suji dari Koto Gadang (Sumatera Barat) dan glass bead (batu kaca) dari Jombang (Jawa Timur).

Baca juga:

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas