Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mau Tahu Cara Srikandi Peneliti Indonesia Melepas Lelah? Baca di Buku Ini

Prestasi perempuan Indonesia di kancah internasional sudah dibuktikan lewat para perempuan penelitinya.

Mau Tahu Cara Srikandi Peneliti Indonesia Melepas Lelah? Baca di Buku Ini
TRIBUN JAKARTA/DANIEL NGANTUNG
Angkie Yudistia penulis buku Buku Setinggi Langit 

Laporan Wartawan Tribun Jakarta,Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Prestasi perempuan Indonesia di kancah internasional sudah dibuktikan lewat para perempuan penelitinya.

Sebanyak 30 perempuan peniliti asal Indonesia menjadi penerima "fellowship" dari For Women in Science Program (FWIS), program besutan L'Oréal dan UNESCO, sepanjang 10 dekade penyelenggaraannya. Lima diantaranya bahkan diakui secara internasional.

Karya-karya mereka dinilai mampu menguak misteri alam semesta untuk mengatasi masalah-masalah sosial khususnya yang berkaitan dengan bidang life sciences dan material sciences.

Buku "Setinggi Langit" karya Angkie Yudistia mencoba menceritakan ulang kisah perjuangan mereka, yang notabenenya berasal dari keluarga sederhana, dalam menggapai mimpi.

Begitu pula suka dan duka menjadi seorang peneliti, menghadapi dilema antara karier dan keluarga, serta merasakan bangganya menjadi seorang perempuan "biasa" Indonesia yang bisa mengharumkan nama bangsa di negeri orang.

Tak lupa, sisi lain seorang peneliti yang selama ini disteriotipkan sebagai seorang yang kaku, tertutup, terlalu serius (siapa yang menyangka seorang peneliti melepaskan kepenatan dengan bermain Lego).

Dari 30 perempuan peneliti, hanya 10 di antaranya yang dibahas secara mendetail. "Karena waktu pengerjaan yang cukup singkat hanya 2 minggu, dan lokasi para peneliti yang menyebar di beberapa daerah di Indonesia bahkan luar negeri, jadi kami putuskan 10 peneliti saja," ujar Angki saat bincang santai bersama para pewarta, termasuk Tribunnews.com, di markas L'Oréal Indonesia, Jakarta, Selasa (3/12/2013).

Ke-10 perempuan itu adalah Atmosukarto, Fenny Martha Dwivany, Sidrotum Naim, Made Tri Ari Penia Kresnowati, Upik Andriani Miskad, Fatma Sri Wahyuni, Sri Fatmawati, Rani Sauriasari, Yosmina Tapilatu, dan Wiranti.

Angki menuturkan buku ini semacam bukti bahwa perempuan Indonesia pantas disejajarkan dengan peneliti pria, bahkan peneliti-peneliti mancanegara. Semuanya berkat perjuangan keras dan tekad kuat mereka.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Daniel Ngantung
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
Tags
peneliti
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas