Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Baking Soda dan Cuka Bisa Gantikan Sabun Cuci Piring Bersihkan Noda pada Botol Minum

Selain sabun pencuci piring, ada bahan-bahan di dapur yang bisa digunakan untuk membersihkan noda yang menempel di botol minum akibat teh atau kopi.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Baking Soda dan Cuka Bisa Gantikan Sabun Cuci Piring Bersihkan Noda pada Botol Minum
net
Ilustrasi cuci piring 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Selain sabun cuci piring, ternyata ada beberapa bahan-bahan di dapur yang bisa digunakan untuk bersihkan noda pada peralatan minum. Botol misalnya.

Bahan-bahan yang bisa menggantikan sabun di antaranya adalah baking soda yang biasa dicampurkan pada adonan kue, cuka maupun jeruk nipis.

Spesialis Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Yulia Risa Saharman menyebutkan untuk baking soda dan cuka bisa berfungsi sebagai antiseptik.

“Baking soda itu seperti formula antiseptik atau antibakteri makanya bisa (mencuci piring), cuka juga bisa seperti asam,” kata dr. Yulia saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Untuk cara penggunaannya, baking soda dan cuka dilarutkan terlebih dulu ke dalam air sebelum dioleskan ke botol.

Setelah itu tentunya botol yang dicuci harus dibilas dengan air yang bersih dan dikeringkan.

Rekomendasi Untuk Anda

“Caranya dilarutkan dengan air, atau dengan sabun, atau dimasukkan ke dalam (botol minum misalnya) setelah itu baru digosok,” kata dr. Yulia.

Dokter Yulia mengingatkan botol minum harus selalu dicuci untuk mencegah timbulnya bakteri, dan tidak boleh hanya dikucek-kucek dengan air panas.

Pasalnya mencuci saja belum tentu membersihkan hingga 100 persen namun mencuci merupakan langkah terbaik untuk mengurangi jumlah bakteri.

“Iya (mencuci) hanya mengeluarkan bakteri dari botol itu sementara. Tidak membunuh 0 persen. Tapi setidaknya mengurangi jumlah bakteri yang makin banyak berpotensi penyakit,” pungkas dokter Yulia.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas