Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tips Makan di Warteg Pinggir Jalan Saat Program Bentuk Tubuh Six Pack

Tidak mudah memang untuk memiliki tubuh kotak-kotak tersebut, butuh olahraga yang keras dan mengatur asupan makanan yang dikonsumsi.

Tips Makan di Warteg Pinggir Jalan Saat Program Bentuk Tubuh Six Pack
TRIBUNNEWS.COM/APFIA
Radityo saat ditemui di acara perkenalan Protein Shake L-Men 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA —  Memiliki dada bidang hingga tubuh kotak-kotak alias six pack nampaknya menjadi keinginan para pria agar tampil lebih macho.

Tidak mudah memang untuk memiliki tubuh kotak-kotak tersebut, butuh olahraga yang keras dan mengatur asupan makanan yang dikonsumsi.

Banyak yang membayangkan kalau makanan sehat yang dikonsumsi harus makanan yang mahal padahal makanan kaki lima juga bisa kok yang penting jenis dan cara masaknya.

Mencontoh dari Radityo, The New L-Men of The Year 2019 yang kini masih menjadi anak kos di Bogor karena menyelesaikan pendidikannya ia biasa makan di warteg atau makanan pinggir jalan.

Baca: Gas Melon Bocor, Empat Orang di Warteg Cipete Alami Luka Bakar

Tapi tipsnya Radit lebih memilih makanan yang tidak digoreng untuk mengurangi minyak dan yang tidak perlu banyak bumbu.

“Kalau ke warteg pesen ayam bakar yang dada kan ada yang dua kali bumbu minta gak pakai bumbu. Nah dibakar itu untuk menghindari yang digoreng,” tutur Radit saat ditemui di acara Rilis Minuman Protein Shake L-Men, di Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019).

Kemudian pilih sayur-sayuran juga saat makan di warteg jangan sampai piring hanya penuh dengan gorengan dan daging.

“Tadi abis pesen dada ayam. Sisanya tambah lalapan itu paling Rp 10 ribu sampai 15 ribu sudah murah,” kata Radit.

Kemudian selain rutin berolahraga terutama yang berhubungan dengan mengangkat beban dan makanan yang sehat, membentuk tubuh juga dengan istirahat yang cukup dan menghindari stres yang dapat memancing batalnya program pembentukan tubuh.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas