Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Berita Viral

Photocard EXO Dirusak Sepupu, Pemilik Sesalkan Tak Adanya Permintaan Maaf, Psikolog Beri Tanggapan

Penggemar K-Pop yang photocard-nya dirusak sepupunya menyesalkan tidak adanya permintaan maaf. Psikolog beri tanggapan.

Photocard EXO Dirusak Sepupu, Pemilik Sesalkan Tak Adanya Permintaan Maaf, Psikolog Beri Tanggapan
Twitter @bigcuttoncandy
Media sosial Twitter dihebohkan dengan cerita penggemar K-Pop yang mengaku photocard Chanyeol EXO miliknya dirusak oleh sepupunya yang masih berumur lima tahun. 

TRIBUNNEWS.COM - Curhatan penggemar K-Pop yang koleksi photocard-nya dirusak oleh sepupunya yang masih berusia 5 tahun viral di media sosial.

Melalui akun Twitter pribadinya, @bigcuttoncandy, ia mengungkapkan sepupunya tersebut menggunting sejumlah photocard Chanyeol EXO yang dimilikinya untuk dijadikan rumah-rumahan.

Ia menyebutkan, setelah kejadian tersebut, sepupu maupun orang tua sepupunya sama sekali tidak meminta maaf.

Penggemar K-Pop itu pun tampak menyesalkan sikap tersebut.

Sejumlah warganet juga mengaku memiliki pengalaman serupa, mereka diminta untuk memaklumi kesalahan yang dilakukan oleh anak-anak.

Baca: VIRAL Koleksi Photocard EXO Dijadikan Rumah-Rumahan oleh Sepupu, Pemilik Ungkap Total Kerugiannya

Menanggapi kejadian ini, Psikolog Maya Savitri, S. Psi, CHt mengatakan sekecil apapun kesalahan anak, sebaiknya orang tua mampu mengarahkannya untuk meminta maaf.

Pasalnya, menurut Maya, dasar pembentukan perilaku anak usia dini ada di tangan orang tuanya.

"Jadi, ketika anak melakukan kesalahan sekecil apapun dan itu berhubungan dengan barang milik orang lain, seorang anak memang diharapkan bisa meminta maaf kemudian diajarkan untuk bertanggung jawab terhadap apa yang dia lakukan," terang Pendiri Lembaga Psikologi Anava Solo tersebut saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (5/6/2020) malam.

"Sehingga, kelak terbentuk akhlak dan perilaku yang lebih positif," sambungnya.

Mengenai benar tidakkah meminta orang lain memaklumi kesalahan anak-anak, menurut Maya, hal ini tergantung sudut pandangnya.

Halaman
1234
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas